Sejarah Pulau Nangka Pada Era Kedatuan Sriwijaya -->
Cari Berita

Sejarah Pulau Nangka Pada Era Kedatuan Sriwijaya

Thursday, January 6, 2022



Peradaban Pulau Nangka Dari Masa Ke Masa

Bangka Belitung - Abad 17 ketika Ratu Inggris meneropong Para Sultan Di Nusantara ternyata Kesultanan Palembang yang paling kaya selain kekayaan dari rempah-rempah, Kayu, Gading, Emas juga Timah dan lain-lain yang mirip Products Exports Benua Atlantic yang hilang. GREAT BRITAIN mengirim armada untuk menyerang Kesultanan Palembang dengan titik kumpul (Assembly Point) adalah Pulau Nangka.


Setiap Kapal Perang Inggris yang tiba duluan maka harus menunggu di Assembly Point Di Pulau Nangka, berminggu-minggu kapal-kapal perang GREAT BRITAIN konsolidasi di assembly point Pulau Nangka yang kemudian mereka masuk Sungai Musi.






Di muara sungai musi kapal-kapal armada GREAT BRITAIN tersebut diserang rakit-rakit api Laskar Kesultanan Palembang yang adalah orang-orang Sungsang yang hingga sekarang mendiami muara sungai musi.


Era Kedatuan Sriwijaya orang- orang Sungsang ini adalah LASKAR LAUT Kedatuan Sriwijaya yang merupakan taklukan Kedatuan Sriwijaya yang Pra Sriwijaya mereka adalah penguasa Selat Bangka yang awalnya mereka komunitas China adalah perompak Ganas Selat Bangka.


Era kejayaan kedatuan Sriwijaya Komunitas China yang mendiami Muara Sungai Musi ini ditaklukkan Kedatuan Sriwijaya yang kemudian menjadi LASKAR LAUT KEDATUAN SRIWIJAYA yang kuat dan Era Kesultanan Palembang mereka menjadi Laskar Laut Kesultanan Palembang.


Pada era republic saat ini orang Sungsang adalah nelayan. Ada 400 Trawl Mini dan berbagai alat tangkap sarana produksi SAPRODI di Sungsang. Masyarakat Sungsang sangat productive, Ibu-ibu di Sungsang adalah produsen kerupuk udang yang merupakan ratusan homes industry.


Abah saya orang Sungsang dari tahun 1963 sampai dengan tahun 1964. Selama 1 tahun saya tinggal sama nenek saya di Kampung 1 Sungsang. Rumah nenek saya 50 meter dari Sungai Bener anak Sungai Musi yang hanya 1,5 Km dari Muara Sungai Musi.


Sejarah PULAU NANGKA akan menarik bagi Great Britain jika dikemas sebagai Wisata Sejarah bagi anak cucu serdadu Inggris yang dahulu menyerang Kesultanan Palembang. Oleh karena itu, sejarah tersebut perlu ditelusuri dengan penelitian secara komprehenship kerjasama Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreative dan Kementerian Luar Negeri dan lain-lain dengan menyampaikan proposal ke kedutaan Inggris sehingga apa yabg jadi masukkan Datuk Seri Emron Pangkapi yg Adalah Datuk Dari Segala Datuk Negeri Serumpun Sebalai Bumi Laskar Pelangi Tanah Bertuah menjadi kenyataan Aaamiiin YRA. (*) 


Sumber : Johan Murod Babelionia, SH, S.IP, MM.

Datuk Panglima Negeri Serumpun Sebalai. (Ditabal Lembaga Adat Melayu NSS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 14 February 2015)