Oknum Security PT CIKITSU BANGUN PERSADA Larang Wartawan Meliput, Ini Pelanggaran UU Pers -->
Cari Berita

Oknum Security PT CIKITSU BANGUN PERSADA Larang Wartawan Meliput, Ini Pelanggaran UU Pers

Friday, January 7, 2022



Batam - Pembokaran bangunan milik masyarakat di kelurahan seraya kecamatan batu ampar terbilang ada yang ditutupi pasal saat sejumlah wartawan ingin melakukan liputan di lokasi pembongkaran malah di sambut sikap arogansi dari satuan pengamanan dari PT CIKITSU BANGUN PERSADA   kota Bat terkesan premanisme 


Lagi lagi hal terulang kembali kejadian pengusuran di kelurahan seraya kecamatan batu ampar kota Batam (06/01/2021).





Tak tangung tangung bahkan pihak Security PT CIKITSU langgar UU pers karena sudah menghalangi jurnalis yang ingin melakukan liputan di lokasi kejadian bukan hanya itu pihak Security yang berjaga bukan hanya menghalangi jurnalis akan tetapi juga melakukan pengusiran terhadap wartawan dilokasi


Saat di datangi oleh media portal buana.com dan media jejak siber.com salah seorang security lansung menghadang.






"Mau kemana pak wartawan dilarang masuk karena bos PT tak suka ada wartawan disini sebaiknya kalian pergi saja dari sini," ucapnya meniru perkataan security.


Sandi jurnalis dan juga aktivis sangat sayang kan hal ini 6/1/2021)


"Aneh sekali kok kami di darang dan di usir tentu ada apa jika memang tak ada apa apa tentu tak perlu takut dengan wartawan biasa nya yang takut dengan wartawan adalah penjahat," ujarnya.


Kata dia, yang dilakukan oleh pihak PT CIKITSU BANGUN PERSADA dengan memerintahkan kami dari jurnalis untuk tidak melakukan kegiatan jurnalistik. Hal ini tentu sudah bertentangan dengan hukum Sesuai UU Pers. katanya.


Padahal jelas diatur di dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 pada Pasal 18 Ayat (1) yang menyebutkan, bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).


“Sangat jelas bahwa wartawan dalam melaksanakan tugasnya dilindungi UU Pers No 40 Tahun 1999,” tutupnya


Sampai berita ini dinaikan belum ada tanggapan dari pihak PT CIKITSU BANGUN PERSADA. (red)