Apresiasi Satpol PP Kota Tangerang Segel Bangunan Tower Ilegal -->
Cari Berita

Apresiasi Satpol PP Kota Tangerang Segel Bangunan Tower Ilegal

Saturday, January 8, 2022



Kota Tangerang - Sebuah Tower Diduga Punya Operator Smartfren lagi dalam tahap pembangunan berada di pemukiman padat  berdiri di RT05/RW 01 Blok Kepu, Poris Gaga, Batu Ceper Kota Tangerang.


Pengerjaan proyek ini telah berjalan selama 2 minggu, tampak di lokasi  6 orang pekerja memasang struktur  rangka masih tahap awal tanpa alat safety, Poris Gaga,  Batu Ceper, Jumat (7/01/22)


"Warga Sekitar juga belum sosialisasi, menurut keterangan  Pak Lubis, belum pernah ada sosialisasi pada pemilik tanah  karena di sekitarnya bayak kontrakan  belum tahu jika pemilik tanah dan bangunan apa sudah tahu," ujarnya pada wartawan.






Menurutnya, tower ini dekat dan mepet sekali dengan  rumah warga yang mungkin saja ada dampak radiasi jika tower ini sudah berfungsi.


Sejauh ini pemilik lahan dan kontraktor  dan pekaksana dari PT. Inti Bangun  Sejahtra belum bisa di hubungi terkait proyek ini.


Wanto Mandor Proyek mengatakan  Pelaksana Jarang kemari bahkan belum bisa dihubungi.


Saat di singgung mengenai perizinan, belum tahu itu urusan lapangan,  beliau beralih telah di urus pelaksananya dan sarankan  tanyakan pada pelaksananya.

"Tower ini akan berdiri setinggi 36 meter," tambahnya.


Ketua Media Online Indonesia Janri Ginting Kota Tangerang, puji kinerja  Satuan polisi Pamong Peraja Kota Tangerang yang langsung  ambil  sikap turun kelapangan menyegel Proyek  ini. Ini merugikan kota Tanggerang  ada kebocoran pendapatan dari retribusi. 


Menurutnya kinerja bagus ada aksi karena adanya laporan para teman Jurnalis yang mengawasi dan melaporkan penyimpangan  di lapangan peran control berfungsi


Tim Satopl PP Otong Kosasih, Saprudin dan anggotanya Stop proyek ini dengan cara segel dan di pasang  garis line.


"Jangan dikerjakan lagi dulu proyek ini, sampai semuanya terkait perizinan selesai," ujar Otong Kosasih. 


Ia mengatakan, jika ada yang kerjaan dan buka line akan kena sangsi pidana. Para pekerja diminta foto Identitas  KTP oleh petugas. (red)


Reporter : Jakmed