SPMP: Dugaan Konspirasi Mark Up Anggaran Semakin Kuat, Terbukti Hotmix Seumur Jagung Sudah Rusak -->
Cari Berita

SPMP: Dugaan Konspirasi Mark Up Anggaran Semakin Kuat, Terbukti Hotmix Seumur Jagung Sudah Rusak

Friday, December 17, 2021


Pamekasan - Dugaan kuat adanya konspirasi mark up anggaran pada pekerjaan proyek pengaspalan di Sumedangan - Prekbun mulai terbukti.


Pasalnya, proyek hotmix yang baru selesai dikerjakan oleh CV Nur Arobi pada Kamis, 18 November 2021, sudah rusak, Jum'at (17/12/2021).


Ketua Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP) Moh Rohim menyampaikan, hotmix yang baru dikerjakan sudah berlubang. Bahkan batu krikilnya berhamburan.


"Dugaan kami adanya konspirasi antara pihak dinas dengan rekanan semakin kuat. Betapa tidak, proyek yang baru dikerjakan sudah rusak," katanya.


Selain itu, kata Rohim, tidak maunya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan untuk melakukan core drill menjadi bukti.


Sebab, jika permintaan SPMP untuk melakukan core drill bersama dengan melibatkan pihak kepolisian dan kejaksaan akan terbongkar buruknya kualitas Agregat A dan Hotmix-nya.


"Ini sebuah bukti pihak rekanan mengerjakan proyek asal jadi. Dan buruknya kualitas hotmix," tegasnya.


Rohim menyebut, rusaknya Hotmix tersebut menjadi sampel, dan menjadi acuan terhadap beberapa paket proyek lainnya milik CV Nur Arobi yang tersebar di tiga titik.


"Ini menjadi sampel terhadap kualitas proyek lainnya yang dikerjakan oleh CV Nur Arobi. Selain dari bukti video proses awal pengerjaan," tukasnya.


Sekedar diketahui, sebelumnya proyek pengaspalan jalan di Sumedangan – Prekbun disoal SPMP terkait dugaan kualitas buruk, pada Kamis (11/11).


Bahkan, pada hari Senin 29 November 2021 kemaren, SPMP melayangkan surat untuk melakukan core drill bersama dengan melibatkan kejaksaan dan kepolisian.


Akan tetapi, surat permintaan core bersama itu dihiraukan oleh Dinas PUPR Pamekasan.


Diketahui, pemenang tander proyek pengaspalan jalan di Sumedangan – Prekbun dengan nilai anggaran Rp 319.466.000 ialah CV Nur Arobi.