Munas III PPD RI di TBS Akan Berdayakan Ekonomi Bisnis Digital Desa -->
Cari Berita

Munas III PPD RI di TBS Akan Berdayakan Ekonomi Bisnis Digital Desa

Saturday, December 11, 2021



Surakarta - Mulai hari Rabu 8 Desember sampai dengan 10 Desember 2021 bertempat di aula gedung TBS (Taman Budaya Surakarta) dimulai pukul 10.00 sampai pukul 22.15 WIB, PPD RI (Persatuan Perangkat Desa Republik Insonesia) mengadakan MUNAS III dengan tema "Berjuang Mencapai Kesejahteraan Perangkat Desa, Memajemukan Pembangunan dan Budaya Desa".


Ir Luhur Prajarto, MM staf ahli menteri Koperasi dan UKM, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya sebagai nara sumber dalam acara tersebut dan beliau adalah Senator DPD - MPR Republik Insonesia. 


Hadir pula beberapa perwakilan perangkat desa yang bergabung dalam organisasi PPD RI kurang lebih sekitar 50 orang peserta.


Munas III PPD RI dimulai dari tanggal 8 sampai 10 Desember 2021 tersebut diawali sesi acara pembukaan, yakni dengan Kirab penyambutan peserta dan penanaman pohon bambu di Bantaran Sungai PP Bengawan Solo sebagai awal dimulainya acara Munas III PPD RI.


Acara Munas III PPD RI yang diadakan di Taman Budaya Surakarta dianggap layak dikarenakan tempatnya luas dan sangat strategis dari semua wilayah. 




Sangat menarik perhatian dan banyak mendapat respons positif dari peserta Munas III ini, salah satunya di sesi tanya jawab, bapak Pasir salah satu peserta dari jawa timur.


"Harus dimasukkan usulan, nomenklatur purna tugas perangkat desa harus diatur untuk sekala nasional," usulnya.


"Bumdes harus konsentrasi pada Wisata Desa, kembalikan Dana Desa Blogrand 10 % ke UU No 22/20, Perangkat Desa yang kerja 10 tahun ke atas tunjangannya harus dibedakan dengan yang baru," demikian berbagai usulan-usulan dari peserta yang lain.






"Bulog hanya menguasai 10%, masalah pupuk pada tahun 2022 semoga sudah beres, sementara Bumdes belum ada pedoman pasti, jadi harus jadi satu kesatuan. Sementara Validasi tanah desa harus segera diputuskan, MoU tanah Bengkok, BPJS 3% ditanggung pemerintah,

Pencabutan UUDesa harus ditolak. 


"Kesimpulannya semua usulan akan disampaikan ke menteri, terkait UUDesa sangat layak untuk disempurnakan. Sementara dari DPD Jateng mengatakan, kalau konsep Gotong Royong sudah menipis sebagai kedaulatan desa," terangnya. 


Diakhir sesi acara munas juga dihadiri Budiman Sujatmiko. Dia akan membantu memfasilitasi semua usulan - usulan peserta akan disampaikan ke kementerian terkait dan mencarika soluainya.


"Saya akan membantu semua usulan, nantinya kami sampaikan ke kementerian terkait. Program kami tahun depan bekerjasama dengan berbagai perusahaan. Saya akan  menyiapkan pupuk dan berbagai jenis bibit utuk satu juta hektar lahan. Dan juga akan kami bentuk ekonomi bisnis dijital di setiap," pungkasnya. (Rohmad/Red)