SPMP: Kamis Kita Buktikan Kualitas Buruk Proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun -->
Cari Berita

SPMP: Kamis Kita Buktikan Kualitas Buruk Proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun

Monday, November 29, 2021


Pamekasan - Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP) mengaku akan membuktikan Agregat A dan Hotmix pada pekerjaan proyek Pengaspalan Jalan Sumedangan Prekbun berkualitas buruk kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Senin (29/11/2021).
Untuk membuktikan proyek asal-asalan tersebut, SPMP mengajak Dinas PUPR Kabupaten Pamekasan turun ke lapangan untuk melakukan core drill bersama melibatkan pihak kepolisian dan kejaksaan. Selain itu, mengundang rekan-rekan media massa. 
 "Untuk membuktikan Agregat A dan Hotmix yang dikerjakan CV Nur Arobi sesuai dengan RAB, kami meminta hari Kamis Dinas PUPR Pamekasan melakukan core drill bersama," kata Ketua SPMP Moh Rohim. 
 Menurutnya, Agregat A yang dikerjakan tersebut diduga tidak sesuai RAB, sebab Agregat A-nya bergelombang sehingga pihaknya menilai ketebalan dan kepadatan campurannya kurang. 
Sehingga kuat dugaan tidak sesuai spesifikasi. Hal itu dibuktikan adanya perbaikan dari pihak rekanan setelah mendapat sorotan dari pihaknya. Selain itu, adanya teguran dari konsultan pengawas. Namun tetap dibiarkan bergelombang. 
"Dia menyayangkan adanya pembiaran dari Dinas PUPR Pamekasan. Sebab, Agregat A yang belum jelas kualitasnya, dibiarkan untuk dilakukan pengaspalan oleh pihak rekanan. Ini jelas pembiaran," terangnya. 
 Oleh karena itu, pihaknya meminta Dinas PUPR Pamekasan melakukan core drill bersama yang melibatkan pihak kepolisian dan kejaksaan setempat, serta melibatkan rekan-rekan media. 
 "Hal ini dilakukan demi terlaksananya UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Selain itu, sebagai bahan untuk diuji lab secara independen dari kami (SPMP)," tegasnya. 
Ia menambahkan, core drill yang akan dilakukan nanti sesuai permintaan dari SPMP. Sebab dia ingin membuktikan langsung kepada Dinas PUPR Pamekasan titik-titik Agregat A yang ketebalannya kurang dari 15 cm. 
 "Jadi untuk titik-titik lokasi yang akan di core biar kami yang menentukan. Sementara untuk jarak yakni per 5 meter," tukasnya.