Pimpin Rapat Koordinasi: HYU Apresiasi Presiden Jokowi Dalam Membangun Tanah Papua -->
Cari Berita

Pimpin Rapat Koordinasi: HYU Apresiasi Presiden Jokowi Dalam Membangun Tanah Papua

Sunday, November 7, 2021



Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPN Gercin Indonesia) HYU sapaan akrab dari Hendrik Yance Udam memberikan apresiasi kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo yang telah membangun  Provinsi Papua dan Papua Barat Tanah Papua  dengan Cinta dan Kedamaian.


Hal ini sampaikan HYU dalam Rapat Kordinasi DPN Gercin Indonesia melalui zoom meeting bersama DPD Gercin Provinsi Papua Dan Papua Barat serta DPC Gercin Kabupaten Dan Kota. (Sabtu 6 November 2021).


Adapun dengan temanya adalah menjemput peluang penetapan PP No 106 Tahun 2021 dan PP No 107 Tahun 2021 tentag perubahan Otsus di Papua yang telah di tanda tangani oleh Presiden Joko Widodo.



Dalam rapat koordinasi  tersebut  HYU mengatakan bahwa, Para kader-kader Gercin Indonesia yang ada di Provinsi Papua dan Papua Barat serta Kabupaten dan Kota yang ada harus bisa agresif dalam menjemput peluang yang ada tentang perubahan Otonmi khusus di Provinsi Papua dan Papua Barat.


"Ada dua isu yang akan saya bahas  disini yaitu yang pertama ada proses pemekaran  Daerah Otonomi Baru ( DOB )  Provinsi dan Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Papua dan Papua Barat dan yang kedua adalah  isu pengangkatan  anggota DPR dari jalur  Otsus di tingkat Provinsi dan  Kabupaten yang ada," ujarnya.



Karena kata HYU, Bapak Presiden sudah menandatangani  Peraturan  Pemerintah No  106 Tahun 2021 tentang Kewenangan Dan kelembagaan Pelaksanaan Kebijakan  Otonomi khusus di Provinsi Papua dan Peraturan Pemerintah No 107 Tahun 2021  tentang Penerimaan, Pengawasan, dan Rencana Induk Percepatan Pembangunan  Dalam Rangka Pelaksanaan Otnomi Khusus Provinsi Papua.


Kedua peraturan tersebut sangat berpihak kepada orang asli Papua oleh sebab itu saya meminta kepada Kader – Kader Gercin Indonesia yang ada di Provinsi Papua dan Papua Barat kiranya dapat terlibat dan di libatkan dalam implementasi UU Otsus dan Peraturan pemerintah tersebut. Serta juga dapat mendukung segala kebijakan  Presiden Jokowi untuk  memajukan Provinsi Papua dan Papua Barat Tanah Papua.



HYU juga menambahkan bahwa, Persoalan Papua hari ini ada pada elit – elit politik Papua karena saat di berlakukan UU no 21 Tahun 2021  20 Tahun yang lalu telah berhasil menghantarkan anak-anak asli Papua untuk menduduki Jabatan-jabatan Strategis di Eksekutif, Legislatif, Yudikatif serta TNI dan Polri.


Oleh sebab itu kata HYU, kenapa sampai Provinsi Papua dan Papua Barat terus tidak maju – maju dan terjadi konflik – konflik yang ada. jangan tayakan kepada rakyat namun tanyakan kepada elit – elit politik papua yang ada. 


Karena rakyat selama ini hanya di  jadikan korban politik  atau dijadikan bemper  guna mendorong kepentingan para elit – elit politik papua untuk mencapai tujuan – tujuan politiknya.

 

HYU juga menganjak kepada semua komponen anak asli Papua untuk bersama – sama  mendukung kebijakan pemeritah pusat dalam membangun Papua, tinggalkan segala perbedaan yang ada. 

"Jadikanlah perbedaan itu sebagai suatu kekuatan yang positif  untuk membangun bangsa dan negara dari Tanah Papua untuk Indonesia," tutupnya. (red)


Editor: RB. Syafrudin Budiman SIP