Kapolda Sumut Press Release Pemusnahan Barang Bukti 203 Kg Sabu, DPP GARNIZUN Beri Apresiasi -->
Cari Berita

Kapolda Sumut Press Release Pemusnahan Barang Bukti 203 Kg Sabu, DPP GARNIZUN Beri Apresiasi

Tuesday, November 16, 2021



Sumut - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memimpin langsung konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu, pil ekstasi dan ganja, Selasa (16/11/2021) Pukul 13:00 WIB.


Kapolda Sumatera Utara didampingi Gubernur Sumatera Utara, Edi Rahmayadi sekaligus ketua P4GN Provinsi Sumatera Utara, Kepala BNNP Sumut, Pangdam l BB yang diwakilkan, Wakajati, PJU Pemprov Sumut, serta PJU Pangdam l/BB.


Kapoldasu menyebutkan dalam paparannya bahwa pengungkapan tindak pidana peredaran dan perdagangan narkotika yang terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Utara yang dilaksanakan oleh teman-teman dari Direktorat Tindak Pidana Narkotika Polda Sumatera Utara bersama BNN Provinsi Sumatera Utara.



Lebih lanjut, dalam konferensi persnya, Kapoldasu ingin menjelaskan 2 hal kepada media, baik itu media nasional maupun media lokal.


"Yang pertama adalah pengungkapan kasus tindak pidana narkotika yang berhasil kita ungkap, khususnya pada periode tanggal 24 September 2021 sampai dengan 26 Oktober 2021 yang dilakukan oleh teman-teman jajaran Direktorat Narkoba Polda Sumut dan jajaran teman-teman dari BNN Provinsi, dimana dalam periode waktu tersebut kita berhasil mengungkap 3 kasus tindak pidana narkotika, dengan 5 tersangka yang ada di belakang saya," ungkapnya.


Ditambahkan Kapoldasu bahwa 5 orang tersangka ditemukan membawa, menyimpan dan mengedarkan barang bukti jenis narkotika jenis sabu-sabu sebesar atau seberat 122 kilo atau 122.650 gram, masuknya melalui jaringan Malaysia-Indonesia yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Balai dan Medan.


"Yang kedua, saya juga perlu sampaikan kepada teman-teman dan masyarakat, pada kesempatan ini juga saya akan melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika yang merupakan hasil pengungkapan periode bulan Juli 2021 sampai dengan bulan Oktober 2021, dengan jumlah seluruh kasus yang kita tangani adalah sebanyak 22 kasus," jelas Kapoldasu.


Dilanjutkan Kapoldasu bahwa untuk tersangka sebanyak 40 orang tersangka, semuanya sudah berproses termasuk juga anggota Polri. Dengan rincian 39 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.


"Pada kesempatan ini, yang akan kita musnahkan adalah sebanyak 203 kilo, barang bukti berupa jenis sabu-sabu, Kemudian pada kesempatan ini juga, berdasarkan 22 kasus tadi, kita juga akan melaksanakan pemusnahan terhadap narkotika pil ekstasi sebanyak 7150 butir dan narkotika jenis ganja sebanyak 71075 gram, total khusus yang tadi saya sampaikan 203 kg sabu-sabu kalau dihitung berdasarkan harga pasaran, satu kilo 1 M, maka jumlah totalnya adalah 203 miliar rupiah," ucap orang nomor 1 di Polda Sumut tersebut.


Dilanjutkan Kapoldasu bahwa modus yang dipergunakan oleh para sindikat narkoba, sebagaimana biasanya memasukkan melalui jaringan perairan dari Malaysia masuk melalui pelabuhan pelabuhan kecil, kemudian disimpan dan diedarkan secara diecer atau dipisah-pisah dan kemudian langsung dijual kepada para pengguna di lapangan dalam partai-partai kecil.


Pasal yang diterapkan kepada para pelaku, dan yang sudah diterapkan dan yang akan yaitu Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, ancaman hukumannya beragam, mulai dari pidana mati, seumur hidup dan paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit 1 miliar dan Paling banyak 10 miliar. 


DPP GARNIZUN Berikan Apresiasi Tinggi


Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkoba Dan Zat Adiktif Nasional (DPP GARNIZUN) H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian yang dilakukan Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak beserta jajaran terkait pemusnahan ratusan kilogram narkoba pada hari ini.


"Apresiasi tinggi kita berikan kepada Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak beserta jajaran dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara," ucap H. Ardiansyah Saragih, Selasa (16/11/2021).


Ditambahkannya bahwa 203 Kg sabu yang dimusnahkan pada hari ini telah menyelamatkan ribuan bahkan belasan ribu nyawa generasi muda bangsa ini khususnya yang berada di wilayah Sumatera Utara.


"Pemusnahan kali ini terbilang sangat banyak dengan nilai yang luar biasa pula, mencapai ratusan miliar. Dan tentunya fakta ini semakin membuktikan kepada kita bahwa bahaya peredaran narkoba begitu masif dan nyata bahkan mungkin ada disekitar lingkungan kita," lanjut H. Ardiansyah Saragih yang juga berprofesi sebagai advokat ini.


Pada kesempatan ini dirinya juga berharap agar seluruh stakeholder saling bergandengan tangan dalam upaya melawan peredaran narkoba. Dimulai dari lingkungan kecil yakni keluarga dimana satu sama lain harus menumbuhkan sikap peduli jika ada yang janggal dengan kelakuan anggota keluarga kita.


"Mari lebih peduli dengan anggota keluarga kita, jika memang ada yang terindikasi menggunakan narkoba alangkah lebih baik untuk segera direhabilitasi sebelum anggota keluarga kita terjebak lebih dalam dan semakin ketergantungan. Apalagi jika terindikasi menjadi pengedar maka jangan ragu untuk melapor ke pihak berwajib," tambahnya.


Terakhir H. Ardiansyah Saragih juga menaruh harapan besar kepada jajaran Polda Sumut dibawah kepemimpinan Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan BNNP Sumut dibawah Brigjend Pol Toga H. Panjaitan agar jangan berhenti untuk terus mengejar bandar-bandar narkoba hingga ke pelosok-pelosok sehingga wilayah Sumut bisa bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. (Red)


Editor: Gus Din