DJAJANG BUNTORO : BELAJAR IKHLAS DARI IMAM BESAR MESJID ISTIQLAL -->
Cari Berita

DJAJANG BUNTORO : BELAJAR IKHLAS DARI IMAM BESAR MESJID ISTIQLAL

Monday, November 1, 2021

 


Jakarta - "Menjaga kerukunan dan keakraban masyarakat yang beraneka ragam suku, agama, ras dan antar golongan membutuhkan pribadi yang ikhlas" kata Djajang Buntoro, M.Th, kepada media usai audiensi Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia dengan Imam Besar Mesjid Istiqlal, Prof.DR. KH. Nasaruddin Umar, kamis 28 Oktober 2021. 


Djajang Buntoro hadir sebagai sekretaris daerah Pewarna Indonesia propinsi Jawa Barat. 


Djajang mengungkapkan, apa yang di sampaikan Imam besar saat audiensi dengan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia menjadi pelajaran bagi seluruh anak bangsa, bagaimana kepribadian yang tinggi iman dan tinggi ilmu menghasilkan kerendahan hati untuk menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang ada. "Ketawadhuan, pengalaman dan kiprah Kyai Nasaruddin menjadi teladan bagaimana memiliki banyak teman dan saudara dari berbagi latar belakang perbedaan bisa memberi manfaat satu sama lain" jelasnya. 



Lebih lanjut Djajang mengungkapkan kenyamanan dan kedamaian dapat tercipta bila kita bisa ikhlas satu sama lain. Ikhlas dalam memberi dan menerima perbedaan yang ada. 


"Sangat layak Prof.DR. KH. Nasaruddin Umar menerima penghargaan Apresiasi Pewarna Indonesia (API) ke-5 sebagai Figur Penjaga Keberagaman di Bali bulan November 2021 yang akan datang," katanya.

Pewarna Indonesia akan menggelar rangkaian acara  yakni SEMINAR NASIONAL, APRESIASI PEWARNA INDONESIA KE-5  dan RAPAT KERJA NASIONAL (RAKERNAS) mulai 24-27 November 2021 di Bali, cetus Djajang. Ia berharap pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar dan sukses. (red)