Batik KaDe Jadi Sponsor Utama Dalam Event Membatik di Pesantren -->
Cari Berita

Batik KaDe Jadi Sponsor Utama Dalam Event Membatik di Pesantren

Sunday, November 7, 2021

PAMEKASAN- Dengan Mengucapkan Syukur Alhamdulillah. Acara Kongres I Ikatan Alumni Almujtama' (IKMAL) yang diselenggarakan di Desa Plakpak, Kec.Pegantenan, Kab. Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (07/11/2021) berlangsung Sukses & khidmat. 

Kongres Alumni Almujtama' Putra yang mengangkat Tema "Al-Mujtama' Berkarya" tersebut dimeriahkan dengan Lomba desain batik tulis. Batik KaDe menjadi sponsor utama dalam event bergengsi tersebut.
 
Ceo Batik Kade Abdussamad mengatakan, bangga batik KaDe menjadi sponsor utama dalam cara event batik tulis yang diselenggarakan di pesantren terkenal di Kabupaten Pamekasan.

"Kami tentu bangga dan mendukung dengan adanya acara lomba desain batik tulis. Kami juga bangga karena pesantren dapat memberikan ruang bagi santri untuk berkarya melalui desain batik tulis,"ungkap Abdussamad yang punya Toko di pojok Terminal Ceguk Pamekasan.

Abdussamad, panggilan akrab Kak Does mengatakan kalau batik KaDe sering berkolaborasi dengan berbagai event besar. Setidaknya dalam sekali acara dapat memberikan sumbangsih berupa uang dan batik.

"Batik merupakan salah satu unsur warisan budaya Indonesia yang harus kita jaga. Serta menjaga warisan budaya tersebut merupakan kewajiban kita bersama,"imbuhnya.

Abdus juga menjelaskan yang juara satu dalam lomba desain batik nanti karyanya akan diaplikasikan pada kain untuk dibatik oleh pengrajin batik KaDe. 

Sementara Roni Setiawan mewakili dari seluruh panitia pelaksana kongres mengucapkan banyak terima kasih kepada semua sponsor dan juga semua media yang telah sudi dan mau bergabung dalam mensukseskan acara kongres.

"Selebihnya tujuan adanya lomba desain batik ingin menanamkan jiwa-jiwa budaya dan keseniannya yang saat ini sudah mulai hilang dan mulai luntur,"sambungnya.

Jadi mungkin, kata Roni Setiawan dengan  bekerjasama dengan batik KaDe dapat kembali menghidupkan serta daerah-daerah para santri untuk tetap berkarya dan tidak meninggalkan budaya lokal yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.

"Harapan hubungan kerjasama ini tidak cukup hanya dalam acara kongres kali ini. Mungkin kedepannya bisa kerjasama lagi  mengadakan pelatihan batik tulis nanti kepada para santri,"tandasnya.