Bangkit Dari Zero To Hero, Partai UKM Indonesia Teguhkan Komitmen Perjuangan -->
Cari Berita

Bangkit Dari Zero To Hero, Partai UKM Indonesia Teguhkan Komitmen Perjuangan

Monday, October 18, 2021



Syafrudin Budiman SIP, Ketua Umum DPP Partai UKM Indonesia


Partai UKM Indonesia adalah Partai Baru yang baru berdiri dan dideklarasikan 7 Mei 2021, serta selesai menyusun kepengurusan pusat. Usia Partai UKM masih seumur jagung dan masih hitungan bulan. 


Hari ini Partai UKM Indonesia bukan menjadi ancaman, seperti kata para pengamat dan nitizen media sosial. Akan tetapi kedepan bisa dilihat 1-2 tahun kedepan 500.000 – 1.000.000 anggota dan kader akan terekrut, Kepengurusan akan selesai sampai Ranting/Desa/Kelurahan dan Partai UKM akan jadi partai populer serta memiliki elektabilitas tinggi.


Kami Partai UKM Indonesia bukan lahir dari konglomerat atau pemilik modal, tapi Partai UKM Indonesia adalah partai modern yang memiliki basis jelas, Ideologi jelas, politik jelas dan organisasi yang jelas. Basis Partai UKM Indonesia adalah pelaku UMKM, Koperasi dan Pedagang Pasar, serta menggarap basis kalangan Perempuan, Milenial, Disabilitas dan kalangan media.


Partai UKM Indonesia ber-Ideologi Pancasila sebagai dasar bernegara, berasaskan Pancasila dan berlandaskan ekonomi kerakyatan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 Pasal 33 ayat 1, 2, 3 dan 4. Partai UKM Indonesia memperkuat dan memperkokoh Ideologi Pancasila dalam kehidupan bernegara, beragama dan bermasyarakat.

 

Partai UKM Indonesia secara Politik memiliki Visi menuju Indonesia Bahagia untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Adapun Misi besarnya ada 7, diantaranya; Keadilan Sosial, Kesejahteraan, Ekonomi Kerakyatan, Kesetaraan Ekonomi, Kemajuan Ekonomi, Persamaan Hak dan Penegakan Hukum.


Secara organisasi Partai UKM Indonesia adalah Partai Kader Terpimpin, Teachble dan Trust to Leader. Partai UKM Indonesia adalah Partai Kader dengan sebutan Intelektual Organik dan Kader Perjuang. Partai UKM Indonesia mendidik anggota-nya menjadi sosok intelektual organik yang harus peka akan realita dan problematika kehidupan di masyarakat. Kader Partai UKM Indonesia harus tampil terdepan digaris massa memimpin kesadaran masyarakat untuk bisa bangkit dan dengan tangan terkepal maju ke muka.

 

Semua ini secara konsep disingkat IPO (Ideologi, Politik dan Organisasi), tentu dengan implementasi Excellent Strategic of Organization, Excellent Strategic of Management, Excellent Strategic of Politic dan Excellent Strategic of Network. Kader Partai UKM Indonesia memiliki karakter kader yang Pancasilais dan memiliki moral politik yang kuat, serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara, beragama dan bermasyarakat.

 

Untuk memuwujudkan Visi Indonesia Bahagia untuk Meningkatkan Kesejahteraan Bersama, Partai UKM Indonesia memiliki program besar dengan nama APBN untuk Rakyat, yakni bagaimana postur tubuh APBN kita diberikan secara imbang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengentaskan kemiskinan, mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberdayakan ekonomi kerakyatan.


APBN untuk Rakyat salah satunya dengan Program Gerakan Terpadu Pengentasan Kemiskinan (Gardu Taskin) dengan bentuk inkubasi bisnis, peningkatan mutu produk ekonomi rakyat, peningkatan kualitas pelayanan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas diri pekerja dengan bentuk traning life skill, pemberian kredit murah bagi pelaku UMKM, Koperasi dan Pedagang, serta melakukan akselerasi ekonomi kerakyatan secara sistematik.


Partai UKM Indonesia juga memiliki konsep APBN untuk Rakyat dalam bentuk 1 RW 1 Koperasi, dimana jangan sampai masyarakat Indonesia tidak ikut koperasi yang ada ditingkatan Desa/Kelurahan dan RT/RW. Negara memberikan bantuan modal agar setiap RW bisa berdaya dan bisa bangkit secara ekonomi. Kalau setiap RW maju secara ekonomi, maka otomatis kelurahan atau desanya akan maju, Kecamatannya akan maju dan Kabupaten/Kotanya juga akan maju. Menciptakan kesejahteraan ekonomi masyarakat tidak bisa dari atas (Top Down), namun harus dari bawah (Button Up).


APBN untuk Rakyat dalam bentuk Gardu Taskin dan 1 RW 1 Koperasi adalah beberapa konsep implementatif Partai UKM Indonesia yang akan ditawarkan kepada masyarakat, pemerintah dan negara. Untuk itu kita sebagai Partai Kader mengorganisir anggota dan simpatisan masyakarat untuk bahu membahu memenangkan Partai UKM Indonesia pada Pemilu 2024.


Partai UKM Indonesia memiliki visi ‘Mewujudkan Indonesia Bahagia untuk Meningkatkan Kesejahteraan Bersama sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945’. Partai UKM Indonesia juga memiliki misi, mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan, ekonomi kerakyatan, kesetaraan ekonomi, kemajuan ekonomi, persamaan hak dan penegakan hukum.


Partai UKM Indonesia menyatakan dari semua visi-misi mencakup semua kalangan. Akan tetapi ada dua hal khusus yang menjadi perhatian dan harus diperjuangkan sebagai wujud persamaan hak, yaitu memperjuangan kalangan perempuan dan kalangan disabilitas.


Kedua okupansi ini paling banyak menerima penindasan, diskriminasi dan pelanggaran hak-hak dasar kemanusiaan. Karena itu Partai UKM Indonesia memiliki atensi khusus untuk memperjuangkan hak-hak orang perempuan dan hak-hak orang disabilitas.


Partai UKM Indonesia mengungkapkan, perempuan kadang dianggap kelas nomer dua atau lebih rendah dari laki-laki. Praktek budaya seperti ini namanya budaya patriarki dan masih berkembang di masyarakat.


Atas dasar inilah Partai UKM Indonesia akan memperjuangkan hak perempuan, agar memiliki hak dan akses yang sama dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik dan hukum.


Untuk itu juga, Partai UKM Indonesia mengakomodasi dan memasukkan kepengurusan 50 persen perempuan di setiap tingkatan. Baik di DPP, DPW, DPD dan DPC. Bahkan dari 13 Organisasi Sayap dan Massa Partai UKM Indonesia ada 7 orang Ketua Umumnya adalah perempuan.


Partai UKM Indonesia memandang apabila perempuan diberikan peluang yang sama, maka tidak ada beda antara laki-laki dan perempuan. Tentu yang membedakan hanyalah masalah gender, jenis kelamin dan alat reproduksi.

 

Partai UKM Indonesia juga merupakan satu-satu Partai Politik yang memasukkan kalangan disabilitas sebagai basis politik dan kader politik. Budaya dan sistem yang menganggap rendah atau kelas berbeda terhadap disabilitas harus dilawan secara sistem, sosial, budaya, ekonomi, politik dan hukum.


Partai UKM Indonesia memasukkan kata perempuan dan disabilitas di dalam lirik lagu Mars Partai UKM Indonesia. Bahkan, memasukkan kalangan perempuan dan disabilitas di dalam Mukadimah/Platform Perjuangan Partai UKM Indonesia.

 

Partai UKM juga memasukkan kalangan perempuan 50 persen dan kalangan disabilitas 10 persen di kepengurusan, dan kedepan akan mencalonkan kader-kader perempuan dan disabilitas atau difable menjadi Calon di Legislatif dan Eksekutif.


Tuhan menciptakan manusia tidak harus sempurna, karena setiap manusia memiliki ketidaksempurnaan. Keadaan lahir sebagai disabilitas, janganlah menjadi penghalang untuk bekerja dan berkreasi, bahkan mendapatkan hak dan kesempatan yang sama.


Dalam Garis Besar Perjuangan Partai UKM, ada Keadilan Sosial, Kesetaraan Ekonomi, Persamaan Hak dan Penegakan Hukum yang kami peruntukkan bagi perempuan dan disabilitas. Hal ini menjadi dasar Partai UKM Indonesia untuk memperjuangkan kalangan perempuan dan disabilitas agar memiliki hak yang sama sebagai warga negara.


Terakhir walau Partai UKM Indonesia adalah partai politik baru, jangan pernah patah arang dan minder. Sebab bagi Partai UKM Indonesia yang terbiasa kadernya terlibat dalam kegiatan ekonomi dan bisnis, menjadikan kelemahan sebagai dan tantangan, dari Hero to Zero.


Maju terus pantang mundur, sebab ‘Sekali Layar Terkembang Pantang Surut Kebelakang’ (Buya Hamka) dan ‘Sekali Berarti Setelah Itu Mati’ (Khairil Anwar).


Salam Pejuang, UKM Jaya