Tokoh Pemuda Gadu Barat Menyebut Rekruitmen Aparat Desa tak Mementingkan Kualitas -->
Cari Berita

Tokoh Pemuda Gadu Barat Menyebut Rekruitmen Aparat Desa tak Mementingkan Kualitas

Mohammad Fairus
Thursday, September 16, 2021

 


Jatim Aktual, Sumenep - Aparatur pemerintah desa adalah satu nomenklatur dari terciptanya desa yang diinginkan, tugasnya berkedudukan sebagai unsur pembantu Kepala Desa.


Tentunya aparatur desa harus dihuni oleh orang yang berkompeten di dalam bidangnya masing-masing agar cita-cita mulia yang diinginkan kepala desa bisa tercapai. Tidak boleh ada unsur kedekatan family atau karena unsur politik seseorang bisa menempati posisi aparatur desa.


Namun bak jauh panggang dari api, rekruitmen apartur desa di Gadu Barat Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, dianggap berbau politik.


Hodri, tokoh pemuda Gadu Barat, mengatakan rekruitmen aparat Pendas harus mengedepankan kualitas SDM bukan karena faktor politis.


"Rekruitment perangkat desa ke depannya harus bisa lebih selektif dengan mengedepankan kualitas SDMnya daripada unsur-unsur politiknya." Ucapnya saat dihubungi via pesan singkat WhataApp.


Lebih lanjuia tak memungkiri bahwa unsur politis sangat kentara dalam rekruitmen aparatur Pemdes, namun jangan sampai mengenyampingkan faktor utama yakni kualitas.


"Walaupun sudah jamak difahami hal tersebut sebagai bagian dari perilaku politik, tapi di  sisi lain perangkat desa itu akan bekerja secara profesional melayani masyarakat sesuai dengan visi-misi Kepala desanya, bukan berpolitik an sich." Terangnya


Namun, ia menimpali, jika faktor politik jadi faktor utama terpilihnya seseorang menjadi aparat desa, maka hasilnya akan amburadul.


"Rekruitment perangkat desa menurut kedekatan secara personal mau pun karena jasa tertentu, sah-sah saja dilakukan. Akan tetapi, apabila hal tersebut menjadi tolok ukur satu-satunya, terpaksa saya katakan itu sangat fatal." Pungkasnya