MPR Madura Raya: Bupati Sumenep Tidak Memiliki I'tikad Baik untuk Kesejahteraan Petani Tembakau -->
Cari Berita

MPR Madura Raya: Bupati Sumenep Tidak Memiliki I'tikad Baik untuk Kesejahteraan Petani Tembakau

Mohammad Fairus
Thursday, August 5, 2021

 


Jatim Aktual, Sumenep - MPR Madura Raya  merasa kecawa lantaran agenda audiensi yang dijadwalkan hari ini gagal. Penyebabnya Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi urung menemui para peserta audiensi. (Kamis, 5/08).


Audiensi yang akan membahas persoalan tembakau itu urung dilaksanakan lantaran Bupati berhalangan menemui peserta audiensi dari MPR Madura Raya.


Saat dihubungi Protokoler Pemkab, Lilik membenarkan bahwa Bupati Sumenep urung menemui peserta audiensi lantaran kondisi kesehatan Bupati kurang fit sehingga tidak dapat menemui MPR. Namun, pihak pemkab sudah mengarahkan ke Dinas Pertanian.


"Mohon maaf karena saat ini kondisi belum kurang fit (Bupati, red), sehingga tidak dapat menemui langsung sebagaimana yang dijadwalkn dari MPR Madura Raya sehingga, diarahkn untuk bisa diterima Kadis Pertanian." Ungkap Lilik saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp.


MPR Madura Raya Melalui kordinator audiensinya, Andi Firdaus mengatakan pihaknya sangat kecewa terhadap Bupati yang tidak bisa menemui mereka.


"Dari awal kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat terutama para petini tembakau, kami merasa kecawa kepada Bupati dengan alasan yang kurang tepat dan terkesan mendadak urung menemui kami." Ucap Andi kepada awak media.


Mantan aktivis HMI itu juga menyebut bahwa Bupati tidak memiliki i'tikad baik terhadap kesejahteraan para petani tembakau.


"Seharusnya jika Bupati ada i'tikad baik, setidak informasi bupati tidak bisa menemui disampaikan sebelumnya, bukan malah saat kami sudah berada dilokasi." Terang Andi sapaan akrabnya


Lebih lanjut, Andy mengatakan bahwa pihaknya akan merespon tidak menemuinya Bupati tersebut dengan mengirimkan surat aksi dalam waktu dekat.


"Dengan kesan tidak adanya i'tikad baik dari Bupati, MPR Madura Raya, akan memberikan respon dengan mengirim surat pemberitahuan aksi ke Pemkab Sumenep dalam waktu satu dua hari ke depan." Tegas Andi