Aliansi Pemuda Batang-Batang Tetap Kekeh Pidanakan Camat -->
Cari Berita

Aliansi Pemuda Batang-Batang Tetap Kekeh Pidanakan Camat

Mohammad Fairus
Monday, August 16, 2021

 


Jatim Aktual, Sumenep - Pernyataan Camat Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur soal ‘warga yang tidak mau divaksin disuruh curi sapinya’ membuat geger publik di Kabupaten Sumenep dan mendapatkan atensi dari berbagai aktivis, LSM dan media massa. Salah satunya dari Aliansi Pemuda Batang-Batang. 


Aliansi Pemuda Batang-Batang yang dikomandani Ali Armadi ini mengecam keras pernyataan Camat tersebut. Menurutnya, Pernyataan tersebut membuat masyarakat Batang-Batang panik dan ketakutan.


“Pernyataan camat tersebut sungguh tak terpuji. Bikin resah warga. Jelas ini merupakan sikap kesewenang-wenangan seorang pemimpin yang harus dilawan,” jelas Adi, panggilan akrabnya.


Meski pernyataan camat tersebut sudah diklarifikasi melalui video yang tersebar di media sosial setelah pernyataan kontroversialnya itu viral, Aliansi Pemuda Batang-Batang tetap tak menyurutka langkahnya untuk tetap mengawal kasus ini ke meja hukum. 


Ali Armadi, Ketua Aliansi Pemuda Batang-Batang menegaskan, bahwa klarifikasi camat yang menyebut pernyataannya ‘Kalebunna takut dengan masyarakat tako' tak epele pole 2025 atau 2026, itu kan masih lama, kalebun punya kartu AS punya sakte, Kecok sapena cakna bupati sampek begitu, kecok sapena oreng-oreng se tak endak e vaksin’  itu hanyalah guyonan tidak lebih dari sekadar silat lidah dan alasan camat untuk menutupi kesalahannya dan membela kesalahannya. 


Ia juga menjelaskan bahwa, pernyataan camat tersebut melanggar kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan diduga ada indikasi melakukan perbuatan pidana. 


“Kami masih mengkaji unsur pidananya. Jika sudah selesai, maka kami atas nama Aliansi Pemuda Batang-Batang akan melaporkannya ke Polres Sumenep,” tegas Adi, sapaan akrabnya


Kronologi Kejadian


Berdasarkan keterangan dari Aliansi Pemuda Batang-Batang, bahwa pada Jumat (13/08/21) kemarin dilaksanakan Rapat Kordinasi Rencana Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Kabupaten Sumenep di Pendopo Kecamatan Batang-Batang pada pukul 13.00 wib, yang dihadiri oleh Kapolsek,Danramil, Kepala UPT. Puskesmas, Kepala Desa Se-Kecamatan Batang-Batang, Ketua NU, MUI, Fatayat, Muslimat, Ansor dan Kepala KUA. 


Dalam acara Rapat Kordinasi tersebut, kemudian Bapak Camat menyampaikan pernyataan yang videonya lagi viral di sosial media, Facebook dan WhatsApp. 


Berikut pernyataan Camat Batang-Batang yang tak bikin geger masyarakat Sumenep tersebut:


”Kalebunna takut dengan masyarakat tako’ tak epele pole 2025 atau 2026, itu kan masih lama, kalebun punya kartu AS punya sakte. Kecok sapena cakna bupati sampek begitu, kecok sapena oreng-oreng se tak endak e vaksin.”