PPKM Darurat Diperpanjang, Ketum KMI Serukan Masyarakat Perketat Protokol Kesehatan -->
Cari Berita

PPKM Darurat Diperpanjang, Ketum KMI Serukan Masyarakat Perketat Protokol Kesehatan

Mohammad Fairus
Thursday, July 22, 2021

 


Jatim Aktual, Jakarta - Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sampai 25 Juli 2021. Perpanjang PPKM dilakukan dalam rangka menurunkan penyebaran dan penularan Covid-19.


Akan tetapi meski PPKM diperpanjang pada sisi lain pemerintah juga akan memberikan kelonggaran, jika kasus virus Corona atau Covid-19 terjadi tren penurunan. 


Tak hanya itu, pemerintah berjanji akan memberikan kelonggaran secara bertahap terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat. Seperti pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, warung makan, dan pedagang kaki lima jika kurva Corona terus menurun.


Merespons hal tersebut, Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi mengatakan, bahwa perpanjangan PPKM merupakan keputusan yang tepat untuk mencegah penularan dan penyebaran Virus Corona. Terutama varian delta yang agak sulit dikendalikan, tetapi dengan PPKM terbukti kurva Covid-19 terus menurun. Sehingga kelonggaran aktivitas dan mobilitas masyarakat. 


“Dengan meluasnya penyebaran Covid-19, terutama varian delta memang lebih ganas meski bisa dikendalikan Maka opsi memperpanjang PPKM Darurat sangat tepat, sehingga penularan dan penyebaran terkendali,” ujar Edi Homaidi kepada awak media di Jakarta, Kamis (22/7/2021).


Pertimbangan lain terkait keputusan perpanjangan PPKM darurat selain untuk menurunkan penyebaran dan penularan kasus Covid-19 adalah soal over kapasitas pasien Corona.


“Keputusan perpanjangan PPKM adalah keniscayaan apalagi over kapasitas ini mengganggu layanan kesehatan untuk pasien kritis di luar penyakit Covid-19,” tegas Edi.


Untuk itu, Edi mengajak seluruh masyarakat agar bahu membahu dan taat protokol kesehatan agar aktivitas dan mobilitas masyarakat dilonggar meskipun secara bertahap. Dimana kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali normal jika kurva Corona mengalami tren penurunan. 


“Presiden secara tegas akan memberikan kelonggaran agar masyarakat bisa beraktivitas tetapi dengan catatan tren Covid menurun. Caranya mari kita jalankan prokes, agar kegiatan ekonomi kembali nurmal,” pungkas pria asal Sumenep Madura Jawa Timur ini. (red)


Editor: RB. Syafrudin Budiman SIP