PK. PMII UNIJA Bakal Gelar PKD dengan Prokes yang Ketat -->
Cari Berita

PK. PMII UNIJA Bakal Gelar PKD dengan Prokes yang Ketat

Thursday, July 1, 2021


Pamekasan, Jatim Aktual -
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi yang besar, bahkan tidak hanya ada di Indonesia saja, di luar negeri pun  juga terdapat beberapa cabang istimewa yang berada dibawah naungan Pengurus Besar (PB) PMII.

Kiprahnya dalam dunia gerakan dan keilmuan tidak diragukan lagi. Banyak alumnus PMII yang menjadi pejabat penting di jajaran kepemerintahan.

Organisasi yang berdiri sejak tanggal 17 April 1960 ini kini sudah melebarkan sayapnya di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

Salah satu diantaranya yakni di kampus Universitas Wiraraja, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kali ini, Komisariat PMII Universitas Wiraraja (Unija) Madura, akan menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) pada tanggal 02 - 05 Juli mendatang.

Kegiatan kaderisasi tersebut mengangkat tema "Arus Balik Kader Pergerakan" berlokasi di Desa Pinggir Papas, Sumenep.

Ditengah maraknya penyebaran Covid-19 saat ini, mereka tetap berupaya memaksimalkan kaderisasi di tingkatan komisariat tersebut. 

Namun meski demikian, kegiatan tersebut tentu akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tentunya telah mendapatkan izin dari aparat dan satgas covid-19 setempat. 

Berdasarkan penuturan Irfan Norsidana, salah satu Pengurus Komisariat PMII Unija, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali pemahaman lebih tentang PMII kepada calon kader

"Melatih para calon kader PMII serta memberikan pemahaman lebih dalam terkait organisasi PMII" tuturnya.

Pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 19 hingga 27 Juni 2021 kemarin. Saat ini tahap penyebaran informasi terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan kaderisasi formal ini akan disusun dengan beberapa rencana kegiatan salah satunya pembekalan materi, pendalaman pengetahuan tentang PMII, Kepemimpinan, Keislaman dan Keindonesiaan. (Amna/Fiki/Rus)