Gerakan Revolusi Konstitusi: Mendeklarasikan Dukungan 3 Periode untuk Presiden, Wakil Presiden, Gubernur, Bupati/walikota hingga DPR & DPD RI -->
Cari Berita

Gerakan Revolusi Konstitusi: Mendeklarasikan Dukungan 3 Periode untuk Presiden, Wakil Presiden, Gubernur, Bupati/walikota hingga DPR & DPD RI

Mohammad Fairus
Saturday, July 3, 2021

 


Jatim Aktual, Jakarta- Sejumlah Aktivis Nasional yang tergabung dalam GERAK (Gerakan Revolusi Kontitusi) tengah melakukan diskusi yang bertempat di salah satu Kafe area Menteng Jakarta Pusat. Diskusi tersebut di hadiri oleh puluhan pemuda Nasional yang di Nahkodai oleh Lisman Hasibuan, Rusdi A.H dan A. Fauzi.


Dalam Jumpa Pers nya, pertemuan tersebut membahas tentang perlu adanya revolusi kontitusi terutama UUD'45 yang berhubungan dengan masa jabatan.


_"Sebagai penerus bangsa, kita perlu kritis terhadap pembangunan dan kesejahteraan bangsa di antara nya mendorong lapisan pemerintah pusat untuk amandemen pasal 7 UUD'45 terkait periodisasi jabatan Presiden dan wakil presiden serta Jabatan kepala daerah hingga DPR & DPD RI" ujar Lisman, Presidium Gerak._


Dalam dialog tersebut elemen elemen pemuda klaim akan mendorong adanya sidang MPR untuk melakukan perubahan terhadap dua pasal. 


Salah satunya, memberikan hak bagi Presiden & Wakil Presiden agar bisa dipilih selama tiga kali (periode).


Dalam satu kesempatan, Ahmad Fauzi salah satu Deklarator menilai bahwa  Negara memang harus ada perubahan demi kemajuan akan tantangan Pandemi yang melanda Dunia


_Perlu di ingat bahwa tidak hanya Indonesia, kondisi berbagai negara saat ini memang sedang krisis. Itu sebab nya, kita perlu ada nya penyeimbangan system' yang mana ini telah di buat oleh para Pemimpin Negara Mulai dari Presiden, kepala daerah hingga legistlatif agar bisa di lanjutkan program program yang telah di buat" Ujar A. Fauzi_


Kemudian, dalam sela pembicaraan Rusdi A.H deklarator Gerak sekaligus presidium Seknas Indonesia Maju turut bicara terkait periodisasi Jabatan.


"Sederhana bagi saya, UUD'45 khususnya pasal 7 ini telah banyak di amandemen sesuai kebutuhan bangsa dan negara, asalkan di setujui  bersama dan di jalankan dengan khitmad. Kita perlu ada nya perubahan demi kemajuan bangsa dan negara" Tutup Rusdi.