Mahasiswa Ilkom UTM Bangkalan Angkat Budaya dan Musium Pamekasan dalam Film Dokumenternya -->
Cari Berita

Mahasiswa Ilkom UTM Bangkalan Angkat Budaya dan Musium Pamekasan dalam Film Dokumenternya

Tuesday, June 1, 2021


Pamekasan, Jatim Aktual -
Puluhan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  Bangkalan, membuat film dokumenter yang mengangkat budaya Madura di Pamekasan. Senin, 31/5/21.

Budaya yang diangkat dalam segmen film tersebut yaitu 'mamaca/macapat' (salah satu tradisi masyarakat Madura).

Macapat/Mamaca merupakan sebuah kegiatan membaca teks berupa puisi atau cerita dengan cara dilagukan atau dinyanyikan dalam bentuk tembang (tembhang) dan dijelaskan (tegghes) dalam bahasa Madura.

Selain itu, salah satu angle yang diangkat yaitu Musium Mandilaras lokasinya terletak di pusat kota Pamekasan, Jl. Cokroatmojo No.1, Rw. 03, Barurambat Kota, Kec. Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Judul Film Dokumenter tersebut yaitu 'Layang Lontar' ditargetkan dalam waktu satu minggu proses shooting sudah selesai dan ditaksir akan menelan biaya puluhan juta, sedangkan dana yang terkumpul Rp. 19.200.000 selama proses shoting berlangsung.

Diketahui bahwa pembuatan film tersebut merupakan pemenuhan tugas mata kuliah Sinematografi, yang mengangkat tema 'Pelestarian budaya Madura'

Siti Amna Firdayanti, Salah satu crew yang bertugas mengatakan bahwa mereka mendapatkan bagian pelestarian seni di daerah Pamekasan dan menjadikan Kitab Lontar sebagai obyek utama dalam project film tersebut. Sehingga mengambil lokasi di Museum Mandhilaras.

"Sebenarnya ini tugas dari kampus, tapi kami juga punya niatan mau mengenalkan Musium Mandilaras dan budaya yang ada di Pamekasan, salah satunya macapat atau mamaca" ucap Amna, sapaan akrabnya.

Mahasiswa semester 4 tersebut juga menambahkan bahwa film dokumenter tersebut diproduksi oleh Tim Wanodya Production.

Amna, berharap agar masyarakat Bumi Gerbang Salam Pamekasan selalu bangga akan budaya yang dimiliki dan terus melestarikannya. (Vicky)