Merasa Dipermainkan, MPR Madura Raya Geruduk Kantor Inspektorat Sumenep -->
Cari Berita

Merasa Dipermainkan, MPR Madura Raya Geruduk Kantor Inspektorat Sumenep

Mohammad Fairus
Thursday, April 8, 2021

Foto: Salah satu korlap Aksi, Zuhir saat menyampaikan orasi di depan kantor Inspektorat Kabupaten Sumenep. (Jatim Aktual, Fairus)

Jatim Aktual, Sumenep - Aktivis Majelis Pemuda Revolusi Madura Raya (MPR Madura Raya) menggelar aksi ke gedung Inspektorat Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (8/4/2021).


Kedatangan puluhan aktivis MPR Madura Raya kali ini masih dengan tututan yang sama dengan aksi sebelumnya yakni menuntut Inspektorat agar komperatif dan terbuka dalam melakukan pemeriksaan dan penyidikan terkait kasus pemotongan dana kapitasi yang terjadi 2 tahun lalu di puskesmas Pragaan.


“Kami tidak mau ditemui selain oleh Inspekur yakni Titik Suryati. Karena selama ini Titik Suryati hanya bersembunyi di bawah meja kerjanya”. Kata korlap aksi Noval.


Selain itu, Noval juga menyentil tanggungjawab Titik Suryati sebagai Inspektur Kabupaten Sumenep. Ia dan MPR Madura Raya menilai selama ini pihak Inspektorat Sumenep hanya saling lempar kepada Kabid nya untuk bisa menemui mereka (aktivis).


“Kami tidak mau ditemui oleh Jupri maupun Badrul yang hanya bilang tidak tahu dan tidak tahu. Ini sangat memalukan setingkat Kabid tidak bisa memberikan penjelasan bahkan tidak tahu. Lalu kerja mereka apa selama ini” tegasnya dengan lantang.


Setelah dilakukan negosiasi, pihak aparat mendatangi aktivis menyampaikan bahwa mereka akan ditemui oleh Inspektur Titik Suryati namun hanya dengan lima orang perwakilan. Sontak tawaran tersebut ditolak aktivis MPR Madura Raya, mereka meminta agar bisa masuk semua dengan jumlah yang ada.


Negosiasi akhirnya batal, hingga akhirnya Titik Suryati selaku Inspektur Sumenep bersedia menemeui para pendemo. “Kami tetap tidak mau, kami maunya menghadap dan bertamu semua dengan Ibu Titik yang terhormat yang hanya makan gaji dari pajak rakyat” celetuk Noval dengan semangat.


Para aktivis MPR Madura Raya tetap bertahan di depan gedung Inspektorat Sumenep dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dan Satpol PP.