Mahapala Unira Bagikan Ratusan Bibit pohon dan Takjil di Seputar Arek Lancor -->
Cari Berita

Mahapala Unira Bagikan Ratusan Bibit pohon dan Takjil di Seputar Arek Lancor

Friday, April 23, 2021


Pamekasan, Jatim Aktual -
Dalam rangka memperingati momentum Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, Mahapala  Universitas Madura (Unira) melakukan penghijauan, aksi bersih lingkungan dan bagi-bagi takjil di Monumen Arek Lancor Pamekasan. Kamis sore, 22/4/21.


Berbekal ratusan bibit pohon keras, hasil penyemaian dan pembibitan KTH binaan Cabang Dinas Kehutanan atau CDK Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, puluhan pemuda yang tergabung di Mahapala Universitas Madura. 

Bahkan juga nampak Tim PKSM "Arek Lancor" yang turut berkumpul di pelataran Monumen Arek Lancor Pamekasan, Jawa Timur, Kamis siang.

Mahapala Unira juga telah mempersiapkan ratusan paket takjil yang juga akan dibagikan pada para mengendara yang lewat di seputaran Monumen Arek Lancor Sore ini. 

Konsep Hari Bumi ala Ramadhan ini menjadi hal baru yang mereka ungkapkan sebagai bentuk sosialisasi pada masyarakat akan pentingnya fungsi pohon dan budaya menanam.

Ketua umum Mahapala Unira, Syaiful Jayadi mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja mengemas peringatan Hari Bumi dengan konsep berbagi dan sosialisasi dengan orasi bebas sampah.

Bahkan secara baik kemudian konsep ini bisa dimatangkan dan terealisasi atas kerjasama dengan pihak CDK dan PKSM setempat. 

"Alhamdulillah, Kami bisa bergerak dan bersosialisasi dengan orasi bebas sampah meski dalam suasana ramadhan dan pandemi. Sore ini kita bagikan ratusan bibit, takjil dan seruan pentingnya budaya menanam di rumah warga," ungkapnya, Kamis siang.

Para mahasiswa pecinta alam itu juga akan melakukan gerakan penghijauan kampus Unira. Ini sebagai bentuk pengabdian unit kegiatan mahasiswa itu kepada perguruan tinggi tempat mereka bernaung.

Sementara itu, A. Katri Atmodjo perwakilan dari CDK Wilayah Sumenep Wilker Pamekasan mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kesiapan dan kegiatan dari para mahasiswa pecinta alam di Bumi Gerbang Salam itu.

Bahkan, secara gamblang pihaknya juga mengajak semua lapisan masyarakat lainnya untuk memulai gerakan menanam di pekarangan.

Harapannya, denga membudayakan menanam maka akan tumbuh kebiasaan baru masyarakat dalam melestarikan lingkungan sekitar. 

Juga dalam SKUP besar serta global nantinya, kita mampu menjadi satu gerakan semesta dalam menghijaukan bumi dengan basis pemberdayaan masyarakat.

Kasi Rehabilitasi Lahan dan Pemberdayaan Masyarakat ini, juga secara khusus mengajak tim penyuluh kehutanan berbasis pemberdayaan masyarakat untuk turut berbaur dengan para mahasiswa. 

Keguyuban ini merupakan modal besar baginya dalam menggerakkan peranserta masyarakat dibidang lingkungan hidup ke depan.

"Keberlangsungan lingkungan hidup dan kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama. Ketika setiap elemen di masyarakat bergerak maka semakin efektif upaya kita menghijaukan kembali bumi ini, Selamat Hari Bumi 2021 pada segenap masyarakat Madura," tuturnya. (Vicky)