Diduga Melakukan Penyelewengan Dana Porprov VI 2019 dan LPJ Fiktif, Koni Jember akan dilaporkan -->
Cari Berita

Diduga Melakukan Penyelewengan Dana Porprov VI 2019 dan LPJ Fiktif, Koni Jember akan dilaporkan

Sunday, April 25, 2021

 


Jember - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Jember menemukan adanya dugaan penyelewengan dana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2019 yang disertai LPJ fiktif oleh KONI Jember. 


Penyelenggaraan Porprov waktu itu dilaksanakan mulai tanggal 06 - 13 Juli tahun 2019 di empat kabupaten meliputi Gresik, Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. 


Sesuai dengan hasil kordinasi dengan KONI Jatim tentang distribusi anggaran bantuan maka seluruh kabupatan se Jawa Timur mendapatkan selondoran dana tersebut termasuk kabupaten Jember salah satunya. 


Sekertaris LSM GMBI Jember, Agus Happi, menyampaikan dana yang di terima oleh Koni Jember sebesar Rp. 135.500.000.


"Dana tersebut  di gunakan untuk keperluan operasional kontingen atlet di kabupaten Jember," ucap Agus.


Siapa sangka, anggaran yang seharusnya di gunakan sebagaimana mestinya sama sekali tidak di jalankan dengan sebenar-benarnya.


"Saya menduga ada pengelewengan permainan monopoli anggaran. Kami menilai laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran Bantuan Koni Jatim Porpov Vl oleh Koni Jember terdapat manipulasi pelaporan karena tidak sesuai dengan realitas di lapangan," ujarnya.


"Kami akan melaporkan penyelundupan dana tersebut ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur," imbuhnya.


Sementara Ketua GMBI Jember, Nailil Hufron, membenarkan agenda pelaporan tersebut.


"Saya sudah menganalisa, membaca laporannya, sekaligus data buktinya sudah kita kantongi," kata Nailil


Menurutnyan hal tersebut berbenturan dengan UU No 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari praktek korupsi kolusi dan nepotisme.


"Segera kami laporkan dalam waktu dekat karena tindakan ini menyebabkan kerugian kepada negara," pungkasnya.