Gerakan Berkah Wakaf (GBW) di Desa Pananggungan disambut Baik Kades dan Masyarakat -->
Cari Berita

Gerakan Berkah Wakaf (GBW) di Desa Pananggungan disambut Baik Kades dan Masyarakat

Mohammad Fairus
Tuesday, February 23, 2021



Jatimaktual.com - Pananggungan, Gerakan Berkah Wakaf (GBW) memberikan ratusan Al Quran kepada para murid atau santri di sejumlah sekolah diniyah dan masjid di Desa Pananggungan Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep, Madura.


Gerakan wakaf Al Quran di Madura ini, tepatnya di Kabupaten Sumenep dimulai dari Senin 22 Februari hingga 24 Februari 2021 untuk sejumlah pesantren, sekolah diniyah dan masjid/musholla.


Mendapat berkah wakaf Al Quran, Kepala Desa Pananggungan, Ibnu, mengaku sangat bersyukur dan menghaturkan terima kasih.


"Saya sebagai Kepala Desa Pananggungan atas nama warga dan para santri atau murid mengucapkan terima kasih kepada gerakan wakaf ini, khususnya kepada para jemaah yang telah mewakafkan Al Quran di desa kami," tuturnya saat memberikan sambutan pada acara pemberian wakaf Al Quran di Madrasah Diniyah (MD) Zainul Islam, Selasa (22/2/2021).


"Kami mendoakan semoga wakaf ini menjadi amal jeriyeh para pewakaf. Insyaallah berkah," sambungnya.


Sedangkan panitia lokal dari GBW, Hamidi, menjelaskan ada dua lembaga atau MD di Desa Pananggungan yang diberikan wakaf Al Quran ini.


"MD Zainul Islam dan MD Darul Falah. Kedua lembaga ini santri atau muridnya banyak dari berbagai kampung. Sehingga bisa mencakup secara merata. Apalagi akan masuk bulan suci Ramadhan. Semoga ini bisa mendorong para santri semakin cinta dan rajin baca Al Quran," jelasnya saat ditemui di lokasi.


Menurut hamidi, selain di Desa Pananggungan ada dua pesantren yang masih akan diberikan wakaf Al Quran hingga tanggal 24 Februari nanti.


"Santri dan murid di Pesantren Arrisalah, Desa Bataal, Kecamatan Ganding dan juga pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Utara," urainya.


"Total ada 500 an mushaf yang kami wakafkan kepada sejumlah pesantren, lembaga dan masjid atau musholla di Sumenep ini," tambah Hamidi.


Mengakhiri penjelasannya, alumni pondok pesantren Annuqayah ini, mengatakan bahwa GBW diinisiasi oleh para kiai atau ustadz di Jakarta. Mereka dari Majlis Dakwah Assyukur (MDA), UBU, MDS Ahbabul Ilmi dan didukung oleh Alia Peduli, King Salman dan Pemerintah Desa setempat.