Dua Bulan Dana PEN Ngendap, Kontraktor di Pamekasan Meradang -->
Cari Berita

Dua Bulan Dana PEN Ngendap, Kontraktor di Pamekasan Meradang

Friday, February 12, 2021


Pamekasan,- Jatim Aktual


Pekerjaan tahun 2020 yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN ) di Pamekasan pencariannya belum ada kepastian. Akibatnya, para kontraktor kini harus gigit jari menunggu kebijakan pemerintah Kabupaten Pamekasan.


"Sampai saat ini Pemda belum ada pembayaran terhadap pihak rekanan dengan alasan menunggu hasil review dari inspektorat, begitupun dengan anggaran program Dana Insentif Daerah ( DID )" kata salah satu kontraktor. Jum'at, (12/02/2021).


Ia menyebut, pekerjaan sudah tuntas 100% dan semua berkas sudah diserahkan pada dinas PUPR Pamekasan sejak akhir tahun 2020. Hanya saja belum ada kepastian untuk para kontraktor.


"Sepertinya pengendapan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Pamekasan ada kesengajaan," katanya.


ia berharap, pemerintah agar mengambil langkah yang cepat untuk pembayaran. Sehingga, segala tanggungan bisa terselesaikan.


"Pemerintah seharusnya menyadari akan kewajibannya ketika pekerjaan itu selesai seharusnya langsung dilakukan pembayaran," ujarnya.


Untuk diketahui, pemkab Pamekasan mendapatkan jatah sekitar 150 miliar dari pemerintah pusat.


Dari 150 miliar 130 miliar untuk pemeliharaan dan perbaikan jalan yang kelola PUPR , 7 miliar berada pada dinas Perhubungan dan 15 miliar dikelola oleh dinas Perindustrian dan Perdagangan.


Dana PEN yang merupakan dana pinjaman dari pemerintah pusat tanpa bunga yang diperuntukkan sebagai dana pemulihan ekonomi rakyat serta dana PEN yang dari tujuan nya untuk segera membantu memulihkan ekonomi masyarakat, ternyata justru terhambat pencairan nya karena alasan tertentu.