Panggil Korwil & K3S, Disdikbud Pamekasan Bahas Penundaan Pencairan Dana Tamsil & TPG -->
Cari Berita

Panggil Korwil & K3S, Disdikbud Pamekasan Bahas Penundaan Pencairan Dana Tamsil & TPG

Monday, January 25, 2021


Pamekasan -Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Zaini melakukan rapat dinas di Ruang Pertemuan Lantai II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan, Senin (25/1/2021).


Rapat yang menghadirkan Korwil dan K3S se-Kabupaten Pamekasan membahas perihal penundaan pencairan dana Tamsil dan TPG dari pusat.


Menurutnya, penundaan itu merujuk pada Permendikbud RI No 19 Tahun 2019 tentang petunjuk teknis penyaluran tunjangan khusus dan tambahan penghasilan guru pegawai negeri sipil daerah 


"Penundaan dana tunjangan profesi guru (TPG sertifikasi) dan tambahan penghasilan (Tamsil) guru ini berlaku secara nasional bukan hanya Pamekasan," kata Akhmad Zaini.


Ia menerangkan dana yang belum terbayarkan kepada para guru senilai Rp35,6 miliar, dengan rincian TPG sebesar Rp35,2 miliar dan Tamsil sebesar Rp 315.122.000.


"Kami telah melayangkan surat ke Kemendikbud untuk segera memenuhi permohonannya agar tidak menimbulkan keresahan di bawah, tetapi tanggapan (dari Menteri) belum bisa mencairkan," terangnya.


Oleh karenanya, dia meminta para guru tidak berfikir negatif terhadap Dinas Pendidikan & Kebudayaan Pamekasan. Sebab dinas tidak pernah melakukan upaya pemotongan maupun menggelapkan dana tunjangan guru.


Ia menyebut tuduha sejumlah pemuda yang kemaren mengatakan bahwa dinas memotong dana TPG dan Tamsil itu hoax. Sebab setiap anggaran non tunai tidak bisa dipotong.


"Perlu dipahami bahwa semua pembayaran TPP, Tamsil dan TPG menggunakan non tunai yakni ditransfer oleh bank langsung ke rekening guru. Bagaimana mungkin bisa dipotong," tambahnya.


Artinya, belum cairnya tunjangan para guru hanya ada penundaan terhadap penerima. Bahkan untuk TPG sudah dia buatkan edaran perihal penundaannya.


"Itu berlaku nasional di seluruh kabupaten di Indonesia. Bahwa TPG bulan Desember carry over atau tunda bayar," jelasnya. (red)