Disdikbud Pamekasan Panggil Pengawas & MKKS Telusuri Dugaan Penyelewengan BOS -->
Cari Berita

Disdikbud Pamekasan Panggil Pengawas & MKKS Telusuri Dugaan Penyelewengan BOS

Friday, January 22, 2021


Pamekasan - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan sigap menindaklanjuti tuntutan pemuda dan mahasiswa perihal penertiban dana BOS tahun 2018-2020.

Sebagai langkah awal sehari setelah aksi FKMPP, Disdikbud Pamekasan langsung memanggil pengawas dan MKKS tingkat SMP, Jumat (22/1/2021). 

Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini mengaku akan terus menelusuri tuntutan segelintir pendemo. Sebab tuntutan mereka sejak tahun 2018, sementara dirinya memimpin Disdikbud baru 9 bulan. 

"Ia adanya koordinasi ini guna memenuhi janji kami bahwa dalam bulan ini akan dilakukan tindaklanjut. Setelah itu nanti kami akan tahu seperti apa persoalannya," ucapnya.

Ia menegaskan perihal adanya dugaan pemotongan dana BOS oleh Disdikbud disetiap sekolah tidak benar, sebab dana langsung ditrenasfer ke rekening masing-masing sekolah.

"Pemotongan bagaimana, dana BOS itu kan dana DAK Non Fisik yang disalurkan dengan sistem non tunai dengan ditransfer ke rekening sekolah penerima tanpa melalui Disdikbud. Sekolah yang menerima, merencanakan, melaksanakan dan mempertanggungjawabkan," tegasnya.

Perihal adanya dugaan permainan pengawas sekolah, Zaini mengaku tidak tahu. Akan tetapi, dirinya akan terus menelusuri dugaan tersebut.

"Tidak tahu. Maka dari itu kami mengumpulkan pengawas dan MKKS untuk menelusuri, apalagi tuntutannya sejak 2018" paparnya.

Zaini meminta kepada seluruh pengawas untuk terus memantau dan memastikan tidak ada penyelewengan dana BOS.

"Tadi diminta untuk terus memantau biar memastikan tidak ada penyelewengan," tandasnya.