Said Abdullah Sosialisasikan Empat Pilar di Pamekasan, Tanamkan Kembali Pentingnya Toleransi dan Gotong Royong -->
Cari Berita

Said Abdullah Sosialisasikan Empat Pilar di Pamekasan, Tanamkan Kembali Pentingnya Toleransi dan Gotong Royong

Saturday, November 28, 2020


PAMEKASAN,-
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil XI Jawa Timur, Said Abdullah, menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kabupaten Pamekasan, Sabtu (28/11/2020).


Ada empat pembahasan dalam sosialisasi tersebut, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.


Jadi dalam pemaparan tersebut menanamkan pentingnya memahami konsep berbangsa dan bernegara yang penuh dengan rasa toleransi atas segala perbedaan yang ada.


Dewan Pakar Said Abdullah Institute (SAI), Nadi Mulyadi mengatakan, membumikan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal kepada semua lapisan dan kelompok masyarakat sesuai dengan amanat UU No 17 Tahun 2014 sebagai mana telah dirubah dengan UU No 13 Tahun 2019 Tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.


“Sosialisasi empat pilar ini tentunya sangat penting bagi kita agar ditanamkan dalam diri kita tentang kesadaran kepada publik, tentang konsep berbangsa yang penuh toleransi, menghargai segala perbedaan, hidup bergotong royong yang penuh rasa welas asih, dan menghargai hukum, yang ada," tutur Nadi Mulyadi.


Hal senada juga disampaikan oleh KH. Muhammad Ghazi bahwa Pancasila adalah ideologi dan dasar Negara, UUD 1945 adalah Konstitusi Kegara, NKRI sebagai bentuk Negara dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan Negara.


“Tentu saya rasa semua sudah sangat memahami nya, keempatnya adalah merupakan satu kesatuan yang utuh, tidak dapat dipisahkan, karena merupakan tiang penyangga yang menjadi panutan dalam upaya kita menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” paparnya.


Ulama yang juga Ketua Baitul Muslimin Indonesia DPC Kabupaten Pamekasan ini juga mencontohkan bagaimana Pancasila mampu merefleksikan nilai luhur bangsa Indonesia, seperti religiusitas, kemanusiaan, nasionalisme, gotong royong, dan keadilan semua dapat di terapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


“Kita sama-sama mengetahui, bahwa Bung Karno yang telah menggali nilai luhur Bangsa, sehingga lahirlah Pancasila dan Pancasila terbukti mampu menjawab segala tantangan baik dari lintas generasi maupun lintas zaman,” tukasnya.


“Mari bersama kita melawan upaya penyebaran radikalisme di tengah masyarakat, menjunjung tinggi sikap toleransi terhadap dua perbedaan agar kita sama-sama bisa menjaga keutuhan NKRI,” tutup Moh. Tosan, selaku moderator kegiatan tersebut. (Red)