Owner Batik KD Pamekasan Luncurkan Karya Terbarunya 'Motif Batik Si Mbok' -->
Cari Berita

Owner Batik KD Pamekasan Luncurkan Karya Terbarunya 'Motif Batik Si Mbok'

Tuesday, November 10, 2020


Jatimaktual.com, Pamekasan - 
Owner Batik KD PamekasanAbdus Somad, kembali meluncurkan karya batik terbarunya, Senin (9/11/2020). Peluncuran karya batik ini ditandai dengan sesi pemotretan bersama sejumlah model lokal Pamekasan di Wisata Taneyan Lanjheng.

Abdus Somad menamai karya motif batik terbaru buatannya yaitu Motif Batik si Mbok. Kain batik dengan warna merah pekat itu tampak anggun saat dipakai model lokal Pamekasan sewaktu melakukan sesi pemotretan.


Abdus Somad menjelaskan, motif batik Si Mbok buatannya tersebut mengisahkan cerita Pandawa bertemu dengan Kurawa di Kerajaan Hastinapura. Kata dia, dalam motif batik itu, ia menggambarkan sebuah cerita tentang Pandawa yang berselisih dengan Kurawa.


Lalu, keduanya mengadakan pertemuan di Kerajaan Hastinapura dengan tujuan untuk melakukan perdamaian dan tidak jadi berperang. "Dalam batik Si Mbok ini terdapat beberapa unsur sebagai wujud keseimbangan," kata Abdus SomadSenin (9/11/2020).


"Di antaranya unsur rat (dunia, alam pikir, logika), raga (tubuh), dan rasa (batin, jiwa, hati)," sambung dia. Menurut pria yang akrab disapa Kak Dus ini, semakin populernya batik di Indonesia, mendorong para perajin untuk mengembangkan berbagai motif baru yang khas. 


Karya batik, kata dia, akan bersifat relatif di mata konsumen, dan tidak akan laku jika tidak melakukan perubahan-perubahan motif atau corak. "Motif abstrak pada batik lebih disukai karena memberi kesan tidak monoton," jelasnya.


Menurut Kak Dus, corak motif Abstrak yang diterapkan pada kain batik, akan lebih keluar auranya bila dipadukan dengan warna-warna alam. Kata dia, keberanian dalam membuat inovasi baru dalam motif dan pewarnaan batik sangat diperlukan.


Karena, kata dia, inovasi baru dapat memajukan industri batik Indonesia agar semakin diminati oleh masyarakat. "Dasar warna yang cerah dengan memadukan motif batik klasik seperti Motif Parang, Kawung, Truntum, Ceplok Kenongo, dan lain-lain lebih membuat corak abstrak tersendiri pada batik Indonesia dan terkesan tidak monoton," tutupnya.


Koleksi Motif BATIK KD lainnya.