Bersama Alumni Banyuanyar, PSSB Gelar Khitan Gratis di Pasean Pamekasan -->
Cari Berita

Bersama Alumni Banyuanyar, PSSB Gelar Khitan Gratis di Pasean Pamekasan

Sunday, November 29, 2020


PAMEKASAN,-
Yayasan Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB) kembali gelar khitanan massal di Desa Tlonto Rajah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (29/11/2020).


Kali ini, yayasan PSBB  bekerjasama dengan Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) Pasean Pamekasan dan Jurnalis Center Pamekasan (JCP).  Minggu, (29/11/2020).


Ketua PSBB Pamekasan, Jamaluddin mengatakan, PSBB terus rutin melakukan khitan gratis yang digelar setiap hari Sabtu dan Minggu. Kegiatan ini menyasar untuk seluruh pelosok desa dan lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Pamekasan utamanya masyarakat yang kurang mampu.


"Alhamdulillah. Untuk kali ini pertama kali di daerah Pantura Pamekasan. Sebelumnya kami melakukan khitan di daerah kota dan desa yang dekat kota," katanya saat memberi sambutan.



Ra Jamal sapaan akrabnya mengatakan, dirinya bersama tim PSBB bisa bersyukur terus bisa membantu dan meringankan beban masyarakat tidak mampu yang melalui khitan..


Apalagi khitan merupakan hal yang wajib dilakukan terhadap orang pria muslim atau Islam. Sebab, tanpa khitan bagi seorang muslim nilai ibadah tidak akan diterima. "Semoga terus bisa membantu dan tercatat sebagai nilai ibadah," ujarnya.


Untuk masyarakat yang hendak melakukan atau menggelar khitan, syaratnya cukup mudah. Masyarakat bisa menghubungi panitia atau tim dari PSBB.


"Dari khitan ini kami tim medis melaksanakan khitan dan memberikan obat-obatannya, kadang-kadang ada bingkisan," katanya.



Sementara itu, ketua Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) DPW Pasean Pamekasan, Ach Dahruji Arifin menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya khitan massal ini. Ia menyebut ada sebanyak 40 anak yang mengikuti khitan 


Diakuinya, Antusias masyarakat cukup tinggi, ada banyak masyarakat yang melakukan pendaftaran. Hanya saja panitia membatasi.


"Semoga lain kesempatan bisa menyelenggarakan kembali. Sebab masih banyak anak-anak yang tidak kebagian slot untuk kali ini," tukasnya. (*)