Apresiasi Sekaligus Catatan MPR Madura Raya untuk Polres Sumenep, Pasca Berkas Kasus Beras Oplosan dinyatakan P-21 -->
Cari Berita

Apresiasi Sekaligus Catatan MPR Madura Raya untuk Polres Sumenep, Pasca Berkas Kasus Beras Oplosan dinyatakan P-21

Thursday, September 3, 2020


Jatimaktual.com, Sumenep - Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya mengapresiasi kerja keras kepolisian Sumenep (Polres) dalam mengungkap kasus beras oplosan dengan tersangka Latifa (43), warga Jl. Merpati, Pamolokan, Sumenep. Setelah sebelumnya mengundang banyak pertanyaan publik, kini berkasnya sudah dinyatakan P-21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, sebagaimana dimuat di media online lingkarjatim.com pada Senin, (31/08/2020).


“Kita mengapresiasi kerja keras kepolisian. Tanpa kerja keras mereka, mustahil kasus beras oplosan ini bisa terungkap dan berkasnya dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep,” tegas. Ketum MPR Madura Raya, Noval. 


Kendati mengapresiasi kinerja kepolisian, tetapi Noval memiliki catatan penting untuk kepolisian. Menurutnya, kepolisian juga harus kerja ekstra dalam mengungkap kasus-kasus besar lainnya, seperti dugaan korupsi gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep. 


“Kepolisian juga harus mengungkap dugaan kasus korupsi gedung Dinkes hinga terang-benderang.


 Dugaan korupsi gedung Dinkes tersebut bukan perkara biasa. Ini kasus besar, yang apabila tidak segera terungkap akan mengurangi kepercayaan publik terhadap penegak hukum,” sambung Noval. 


Dalam kasus dugaan korupsi gedung Dinkes, MPR Madura Raya berharap kepada kepolisian untuk segera memperbaiki dan melengkapi berkas perkaranya setelah sebelumnya dinyatakan tidak lengkap (P-18) oleh Kejari. 


“Kita berharap agar kepolisian segera melengkapi berkas perkaranya, sesuai petunjuk Kejari. Rakyat sudah bosan dengan kasus yang sudah lama tak kunjung selesai ini,” imbunya