Proses Panjang MPR Madura Raya mengawal dan Membela Petani Tembakau -->
Cari Berita

Proses Panjang MPR Madura Raya mengawal dan Membela Petani Tembakau

Friday, August 28, 2020


Jatimaktual.com, Sumenep - Setelah dua kali audiensi dengan Dispertahortbun, MPR Madura Raya kini geruduk Disperindag Sumenep pada Kamis, (26/08) kemarin pada pukul 14.00 wib sampai 16.30 wib. Maksud kedatangannya adalah menuntut Kadis Perindag, Agus untuk memerhatikan nasib petani tembakau Sumenep. 


“Kami datang ke sini untuk menuntut Kadis Perindag agar serius memerhatikan nasib petani tembakau dan mengawal tata niaga tembakau, terutama soal harga yang hari tak kunjung menentu,” tegas Noval


Sedangangkan Kadis Perindag sendiri mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait tata niaga tembakau, termasuk di dalamnya soal harga tembakau. Karena urusan harga itu tergantung kualitas tembakau dan kesepakatan antara pembeli dan penjual, serta tidak ada reguluasi yang mengatur soal harga tembakau. Dia menambahkan, apalagi tembakau termasuk barang bebas.


“Kami tidak bisa berbuat banyak untuk urusan tembakau, karena selain termasuk barang bebas, juga tidak ada regulasi yang mengatur urusan harga. Kami hanya bisa kordinasi dengan pihak terkait, mas. Tidak lebih. Apalagi sampai mengatur urusan harga,” jawabnya.


Dan ketika disinggung soal perizinan sebagaimana diatur dalam Perda Tembakau No. 6 Tahun 2012, Kadis Perindag mengaku, bahwa selama ini tidak pernah menerima surat dari pihak pabrikan terkait izin pembelian.


“Disperindag tidak pernah menerima surat izin dari pihak pabrikan, mas. Sama sekali tidak pernah,” tegas Kadis Perindag Agus.


Sedangkan MPR Madura Raya menilai jawaban Agus ini janggal dan dirinya berjanji akan terus mengawal persoalan tembakau ini demi kesejahteraan petani.


“Pernyataan Kadis Perindag ini janggal. Meski begitu. Kami akan tetap mengawal urusan tembakau ini hingga tuntas dan petani benar-benar mendapatkan haknya, “Tegas Noval.