Ponpes Nurul Qomar Palembang Tiru Jejak Pamekasan Terapkan Metode Al-Fatih -->
Cari Berita

Ponpes Nurul Qomar Palembang Tiru Jejak Pamekasan Terapkan Metode Al-Fatih

Monday, August 10, 2020


Palembang - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qomar Palembang KH. Orbit Rupawan, S.Th.I, apresiasi metode al-Fatih dalam proses pembelajaran kitab kuning yang diterapkan Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, metode tersebut dapat mencerdaskan santriwan-santriwati. Betapa tidak, jika metode tersebut diterapkan, santri mampu menguasai banyak kosa kata, mampu menerjemahkan kitab gundul ala pesantren salaf, mampu membaca Arab pegon dan mampu menguasai Nahwu Saraf.

"Ini terobosan baru dan insyaAllah akan kita terapkan di Palembang," tutur KH. Orbit Rupawan dihadapan santriwari dan seluruh Kepala Sekolah Ponpes Nurul Qomar diacara Dialog dan Saresehan yang dihadiri Kasi SMP Diknas Kabupaten Pamekasan Munhari, Senin (10/8/2020).

Beliau berharap metode tersebut bisa diterapkan di beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

"Saya sangat mengapresiasi Diknas Kabupaten Pamekasan yang akan menerapkan pembelajaran kitab kuning dikegiatan ekstrakurikuler," papar KH. Orbit Rupawan yang menjabat sebagai Sekjen Forum Pesantren Sumatera Selatan DPD Kota Palembang.

Terpisah, Kasi SMP Diknas Pamekasan Munhari membeberkan beberapa terobosan yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan.

Diantaranya; tentang beasiswa santri dan kegiatan ekstrakurikuler hifdzulqur'an dan pembelajaran kitab kuning.

"Untuk ektra kitab kuning kita akan mencoba menerapkan dengan metode al-Fatih hasil karya salah satu kyai muda asal Sumenep. Dan alhamdulillah Pondok Pesantren Nurul Qomar rupanya tertarik juga dan akan menerapkan metode yang sama," kata Munhari.

Munhari juga menyampaikan beberapa informasi pembelajaran di tengah pandemi Covid-19, yang dilakukan oleh Disdik Pamekasan.

Terkait Covid-19, kata dia, karena Pamekasan di zona kuning belum bisa menerapkan pembelajaran tatap muka.

"Akan tetapi kita juga telah merumuskan bebarapa konsep kegiatan kesiswaan dengan perlakuan menyesuaikan keadaan pandemi," tukasnya.