Penegakan Hukum di Kabupaten Sumenep dinilai Lamban, MPR Madura Raya Datangi Polres Sumenep -->
Cari Berita

Penegakan Hukum di Kabupaten Sumenep dinilai Lamban, MPR Madura Raya Datangi Polres Sumenep

Wednesday, July 29, 2020

Jatim Aktual, Sumenep- Sejumlah Aktivis melakukan audiensi ke Polres Sumenep, (Rabu, 29/07/20).

Aktivis yang tergabung dalam MPR (Majelis Pemuda Revolusi) Madura Raya, menilai sejumlah kasus yang ditangani pihak Polres lambat dari segi penanganan dan prosesnya.

Pihak MPR memberikan beberapa sampel kepada pihak Polres sebagai barometer lambatnya penanganan kasus yang dilakukan pihak Polres, diantaranya adalah kasus korupsi gedung Dinkes (Dinas Kesehatan), kasus BBM ilegal di Dungkek dan beberapa kasus lainnya.

Namun, sebelum meberikan klarifikasi ke sejumlah aktivis, perwakilan dari pihak Polres meminta maaf, karena pada kesempatan ini Kapolres tidak bisa secara langsung menemui peserta audiensi, dengan alasan padatnya kegiatan dan sekaligus rapat dengan Kapolri.

"Pertama, saya ucapkan banyak terimaksih kepada rekan-rekan aktivis, karena sudah bersedia mengawasi kinerja kami (Polres). Kedua, kami mewakili Kapolres, meminta maaf karena pada kesempatan ini Kapolres tidak menemui teman-teman karena padatnya kegiatan Kapolres sehingga tidak dimumkinkan Kapolres secara langsung menemui kawan-kawan sekalian", ujar perwakilan Polres kepada peserta audiensi

Menanggapi beberapa sampel yang diajukan oleh peserta audiensi, Kasat Intel, mengatakan bahwa beberapa kasus yang ditangani oleh polres bukan lambat, namun karena pekerjaan mereka mereka memang harus sesuai aturan yang ada, dan memang ada beberapa berkas yang harus lengkapi sehingga harus menunggu waktu untuk mengerjakannya.

"Begini ya, secara teknis kalau berkas itu sudah masuk sampai pada Kejaksaan, artinya kasus itu tidak akan berhenti, namun karena berkas itu harus dilengkapi maka kita membutuhkan waktu untuk melengkapi itu semua" terang Kabin Ops Reskrim, Moh. Azizul Mubin

Perlu diketahui bahwa dalam audiensi kali ini, ada tiga perwakilan dari pihak Polres, KBO (Kaur Bin Ops), Kasat Intel dan Kabin Ops Reskrim