Majelis Hakim Tolak Seluruh Gugatan, Kepala Desa Laden Sujud Syukur -->
Cari Berita

Majelis Hakim Tolak Seluruh Gugatan, Kepala Desa Laden Sujud Syukur

Thursday, July 30, 2020

Jatimaktual.com, Pamekasan - Gugatan yang dilayangkan Dayat Hermanto, S.H. dkk melalu  tim kuasa hukumnya, Nisan Radian ke Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan dalam Perkara Nomor : 02/Pdt.G/2020/PN, akhirnya dimenangkan Tergugat.

Dalam perkara ini, Tergugat adalah Alimuddin yang merupakan Kepala Desa Laden, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pada pokoknya dalam perkara ini Para Penggugat mempermasalahkan tiga hal, yaitu, pertama, Para Penggugat merasa telah diberhentikan secara lisan sejak tanggal 2 Desember 2019.

Kemudian yang kedua, pada positanya tergugat menilai bahwa Tergugat telah mengangkat perangkat desa baru pada tanggal 4 Desember 2019, dan yang ketiga, para penggugat mendalilkan tergugat telah melanggar Pasal 1365 KUH Perdata karena memberhentikan para penggugat.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut, para penggugat merasa dirinya mengalami kerugian materil sebesar Rp 1000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah) dan kerugian immaterial sebesar Rp 1.600.000.000,- (Satu Milyar Enam Ratus Juta Rupiah).

Namun tergugat melalui Kuasa Hukumnya,  Sulaisi Abdurrazaq menyatakan, tuduhan-tuduhan para penggugat tidak terbukti di hadapan sidang.

Sementara alat bukti surat dan saksi-saksi yang diajukan tergugat telah mampu melumpuhkan dalil-dalil serta alat bukti surat dan saksi dari para peggugat, sehingga beralasan hukum apabila gugatan para penggugat ditolak.

Dijelaskan bahwa putusan PN Pamekasan pada perkara Nomor 02/Pdt. G/2020/PN.Pmk tanggal 29 Juli 2020 dimenangkan oleh Alimuddin selaku Tergugat).

Lebih lanjut, Sulaisi menjelaskan bahwa Majelis Hakim menolak seluruh gugatan pada pokok perkara yang diajukan para penggugat untuk seluruhnya.

"Sebagai Kepala Desa Laden, saya berharap agar Desa Laden kondusif, tidak saling mengganggu dan hendaknya menghormati putusan pengadilan, atas putusan ini saya sujud syukur dan menerima", kata Alimuddin sumringah.

Sementara Sulaisi Abdurrazaq yang saat ini sedang menjabat Ketua DPW APSI Jatim itu mengatakan, "masalah Desa Laden ini sudah lama terjadi, sebelum adanya gugatan ke pengadilan, sebagian dari Para Penggugat ini mengganggu Kades terus, melaporkan Kades seolah-olah korupsi ke Kejaksaan, ditembuskan ke Presiden, Polda, dan masih banyak lagi, jadi saya rasa ada pihak-pihak yang sengaja mau memperkeruh suasana, sepertinya ada yang bekerja di balik layar dari ulah mereka ini". Ujar Sulaisi Sapaan akrabnya

"Semua orang punya masa lalu, jadi kami berharap agar jangan sampai  saling membongkar masa lalu, tetapi kalau mereka memaksa untuk itu ya kami ladeni." pungkas Ketua DPW APSI Jatim itu. (fairus/ma)