BEM STIEBA Desak Pihak Kampus Agar Pembayaran SPP dipotong 30%
Cari Berita

BEM STIEBA Desak Pihak Kampus Agar Pembayaran SPP dipotong 30%

Thursday, July 16, 2020

Jatimaktual.com, Pamekasan. - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bakti Bangsa (STIEBA) Pamekasan melakukan audiensi kepada Ketua, PK lll dan Bidang Keuangan di Kantor Pusat STIEBA Pamekasan Madura, Jawa Timur. Rabu (01/07/20). 

Dalam audiensi tersebut, mereka meminta kompensasi terhadap Ketua STIEBA dengan  mempertimbangkan Kondisi perekonomian mahasiswa di masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya pandemi Covid-19 dan berlangsungnya kuliah daring di kampus STIEBA, kami harap akademik memberi kompensasi terhadap mahasiswa, minimal 30%.”kata Moh Safiuddin. BEM STIEBA Pamekasan. 

Lebih lanjut Aktivis yang akrab disapa Syafi' mengatakan bahwa Gerakan tersebut Berangkat dari kegelisahan para mahasiswa terkait kebijakan Ketua STIEBA yang belum ada kejelasan mengenai pemotongan SPP di masa pandemi, BEM dan ORMAWA akan terus mengawal kebijakan kampus tersebut hingga ada tanggapan yang jelas dan Pro Mahasiswa.

Sementara itu Ketua STIEBA Pamekasan, Moh. Holis menyatakan bahwa pihaknya mau mengkaji Ulang terkait kompensasi sebagaimana yang diharapkan oleh Mahasiswa.
 
"masih mau dikaji kembali Masalah kompensasi ini" Ucapnya.

Namun Tanggapan Pihak STIEBA tersebut dinilai masih ngambang, pasalnya kata-kata tersebut sudah seringkali dilontarkan.

"Selalu mau di kaji ulang kata-kata itu sudah beberapa kali di ucapkan, BEM dan Mahasiswa meminta cepat ada tanggapan mengenai pemotongan SPP 30 % agar ada keringanan terhadap Mahasiswa" kata Ketua BEM Kepada Media.

selaras dengan pernyataan Sekjen BEM, Imam bahwa Pemotongan belum jelas, karena tidak sesuai dengan Tuntutan mahasiswa.

"Kami tunggu dan kami harap ketegasan akademik dalam memutuskan masalah kompensasi ini segera di putuskan sesuai dengan mempertimbangakan ekonomi kampus saat ini". Jelasnya

Pihaknya akan terus mengkawal kompensasi sesuai dengan kemauan temen temen mahasiswa, sehingga kami harap audensi ini tidak berakhir aksi.