Alumni PP. Miftahul Ulum Panyepen Datangi Mapolres Pamekasan Terkait Kasus Postingan Di FB yang Dinilai Menyakitkan.
Cari Berita

Alumni PP. Miftahul Ulum Panyepen Datangi Mapolres Pamekasan Terkait Kasus Postingan Di FB yang Dinilai Menyakitkan.

Sunday, June 7, 2020

Jatimaktual.com, Pamekasan. - Perwakilan alumni PP. Miftahul Ulum Penyepen mendatangi Mapolres Pamekasan Jl. Stadion No. 81 Pamekasan Madura Jawa Timur, minggu (7/6/20) sekitar pukul 15.00 WIB. Kedatangan para alumni itu dalam rangka mengklarifikasi lanjutan terkait postingan akun Facebook an. SUTEKI


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pamekasan (AKBP DJOKO LESTARI,S.I.K.,M.M) (Kasat Intelkam Polres Pamekasan AKP KHOIRUL ANWAR,S.H.,M.H) (Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP ANDRI SETYA PUTRA,S.H.,M.H) (Kasat Binmas Polres Pamekasan IPTU BAMBANG IRAWAN, S.H) (Kanit 3 Satreskrim IPTU AGUS, S.H) (Perwakilan Alumni Ponpes Penyepen : Sekjen Pw. Ansor Jatim LORA GUFRON SIROJ) (Ketua alumni Miftahul Ulum Penyepen USTAD. BAHRAWI) (Sekertaris alumni Miftahul Ulum Penyepen USTAD. MAHTUP ANAM) (Alumni Miftahul Ulum Penyepen ALIYONO)

Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Sekjen PW. Ansor Jatim LORA GUFRON SIROJ antara lain sebagai berikut :

- Kasus yang terjadi terhadap guru kami kemaren menjadi perhatian bagi para alumni dan simpatisan karena perilaku di facebook tersebut sangat menyakitkan, 

- Apabila tadi malam yang bersangkutan suan (datang ke pondok) mungkin kami tidak ada masalah, saat ini saya menerima fakta terbalik dan kami sulit menegosiasi massa di bawah. Jadi kedatangan kami ke sini untuk mencari win-win solusi, kami patuh kepada aturan jadi sementara kami serahkan kepada pihak Kepolisian bagaimanapun juga yang bisa menetukan salah tidaknya adalah Kepolisian.

Kami mohon arahan kepada pihak Kepolisian terkait kasus tersebut.

Tadi malam keluarga dari pemilik akun SUTEKI datang ke pondok mau minta maaf tapi tidak mengakui kesalahan.

harapan kami saya percayakan kasus ini sepenuhnya kepada pihak Kepolisian dan kami siap mengikuti arahan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP ANDRI SETYA PUTRA,S.H.,M.H memberikan penjelasan yang intinya sebagai berikut :

Kasus ini karena sudah muncul Laporan Polisi (LP) maka kita proses dengan laksanakan lidik sidik dan yang bersangkutan kita sudah lakukan introgasi awal.

Terkait kasus ini ada tahapan yang harus di lalui dan secara prosedural dengan mengedepankan fakta hukum.

Langkah yang kita sudah dilakukan asas dasar praduga tak bersalah dengan melakukan proses tahapan-tahapan guna menjadi terang.

Hal ini adalah atensi pimpinan jadi kita harus profesional terkait penanganan kasus tersebut.

Kita sudah laksanakan koordinasi dengan tim Cyber Polda Jatim untuk membantu kami dalam penagganan kasus ini apa benar akun milik dia dan siapa yang menggunakan.

Kita harus hati-hati dalam penanganan kasus ini karena menyangkut nasib orang.

Terkait waktu kami belum bisa pastikan dan apabila ada bukti lain silahkan sampaikan pada kami.

Besok kami akan ke Polda Jatim guna membawa barang bukti berupa HP untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Kapolres Pamekasan AKBP DJOKO LESTARI,S.I.K.,M.M memberikan penyampaian yang intinya sebagai berikut :

- Kemarin sore dari alumni sudah mendatangi rumah Sutrisno dan untuk menghindari hal-hal yang tidak di dinginkan yang bersangkutan di amankan di Polres Pamekasan. 

- Hasil dari pemeriksaan dan interview dengan yang bersangkutan tidak melakukan hal tersebut. 

- Semalam kita sudah diskusi dengan Kyai Muhdar dll, terkait dengan hal tersebut dan kami sudah koordinasi dengan Polda. Dari alumni setelah melihat fakta - fakta yang di peroleh kemungkinan besar namanya di catut. Kita berupaya untuk mencari lebih dalam lagi siapa pelaku hal tersebut.

Akunnya dia di HP tidak ada yang namanya Suteki dan di HP nya dia akunnya bernama Sugeng Daluh.

Kesimpulan sementara si Suteki ini mengambil foto di akun Sugeng Daluh. Proses malam itu Suteki sudah online padahal HP dan orang nya sudah ada di sini.

- Meskipun yang bersangkutan salah atau tidak akan minta maaf karena foto nya sudah di catut.

Sedangkan menurut Kasat Intelkam Polres Pamekasan AKP KHOIRUL ANWAR,S.H.,M.H sebagai berikut :

Saya sampaikan kepada H. Muhdar yang bersangkutan siap untuk meminta maaf oleh karena itu dengan kesadaran hati keluarga ingin minta maaf karena keamanan ini tidak aman.

H. Muhdar menelfon saya untuk permintaan maaf jangan dulu buat apa yang bersangkutan minta maaf kalau tidak mengakui kesalahannya.

Dalam kesempatan itu terduga Sugeng Sutrisno juga diminta untuk memberikan keterangan yang intinya sebagai berikut :

- Saya tidak mengetahui apa yang ditulis dan saya mengetahui dari teman bahwa saya telah mencaci kyai dan sudah tersebar. Saya punya akun Fb tapi namanya sugeng daluh akan tetapi akun Fb yang mencaci kyai an. Suteki yang foto profilnya pakai foto saya.

Sekitar Pukul 16.30 Wib, kegiatan tersebut selesai dilaksanakan dengan keadaan aman, tertip dan kondusif. (rls)