COVID – 19 Bukan Komoditas Politik Namun Merupakan Bencana Kemanusian.
Cari Berita

COVID – 19 Bukan Komoditas Politik Namun Merupakan Bencana Kemanusian.

Wednesday, April 8, 2020

Jatimaktual.com, Jakarata- Hendrik Yance Udam  yang  lebih familiar di sapa dengan Bung HYU Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia ( DPN GERCIN ) kepada media ini selasa 7/4/2020  melalui via telepon  selulernya mengatakan bahwa Covid – 19  yang merupakan virus mematikan dan sangat berbahaya yang   saat  ini  menyerang negara – negara di dunia termasuk menyerang Negara kita Indonesia .

Dan sudah banyak  anak bangsa yang menjadi korban keganasan dari penyebaran virus tersebut  yang begitu mengerikan.

Oleh sebab itu sudah merupakan tugas komponen anak bangsa yang ada dari sabang sampai merauke membantu pemerintah pusat dan daerah  dalam mencari solusi strategis memutus matarantai penyebaran COVID – 19.

Lebih Lanjut HYU menjelaskan bahwa,” COVID – 19  bukan merupakan komuditas politik yang harus di mainkan atau di goreng – goreng oleh kelompok – kelopok tertentu atau partai politik tertentu untuk menyerang pemerintahan pusat maupun pemerintah daerah dengan tujuan politik yaitu untuk melemahkan, atau  menganggu  pemeritah yang ada dalam penanganan COVID 19.

“ Kita semua perlu ketahui bahwa COVID – 19 adalah merupakan bencana kemanusian  yang terjadi di Indonesia, dan bukan di buat – buat oleh pemerintah untuk menutupi suatu isu  tertentu namun  COVID  - 19 adalah merupakan tragedi kemanusia yang  memilukan  yang terjadi di Negara – Negara di dunia  termasuk  di Negara kita Indonesia,” Jelas HYU.

HYU juga berharap kepada semua pihak untuk kiranya dapat bersatu padu dan bergandengan tangan  bersama – sama dengan pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID – 19 yang sudah sangat masif menyebar di beberapa kota-  kota besar di Indonesia.

 “ Saya berharap kita sebagai sesama anak bangsa tingalkan segala perbedaan di antara kita  yang menjadikan kita berbeda pendapat dan saling menyalahkan satu sama lain, namun kita jadikan perbedaan itu sebagai anugrah TUHAN untuk kita bersatu padu  dalam menjaga dan merawat keutuhan NKRI dari perpecahan serta bersama dengan pemerintah melawan  COVID – 19.”

Di tambahkan HYU  ujung tombak Bangsa Indonesia dalam perang melawan Covid 19, ada di Desa/Kelurahan/  RT /RW di Indonesia  oleh sebab  itu potensi infrastruktur tersebut harus di kuatkan dan di satukan bersama dalam tingkat koordinasi dalam melawan COVID -19, sebab dengan bersatu dan bergotong royong kita bisa dapat menghadapi COVID 19 bersama – sama.

“ Salah satu strategi dalam melawan COVID – 19 adalah dua puluh persen kerja – kerja medis dalam upaya menangani menyebarnya COVID – 19  dan delapan puluh persen adalah piskologis masyarakat indonesia.

Jangan sampai bangsa kita turun moril karena pemberitahan – pemberitahan  berita haoax  atau berita  negatif  tentang COVID – 19  yang menakutkan masyarkat.

 Akhirnya membuat  imunitas tubuh atau daya tahan tubuh menurun  sehingga dengan mudah terpapar serta terinfeksi COVID – 19.”

Oleh sebab di harapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk dengan bijak mengunakan media social untuk tidak dapat memposting   berita- berita hoax tentang COVID – 19  yang ada di Indonesia, namun sebaliknya kita berpikir postif dan selalu memposting berita – berita positif tentang keberasilan  pememerintah pusat dan daerah dalam menangani bahaya penyebaran COVID – 19 serta merawat pasien yang terinfeksi  COVID – 19,” Tambah HYU  putra asli papua.