Potensi Kerugian Negara Rp 232 Juta Soal Pembangunan USB SMPN 3 Karang Bahagia Bekasi
Cari Berita

Potensi Kerugian Negara Rp 232 Juta Soal Pembangunan USB SMPN 3 Karang Bahagia Bekasi

Monday, February 24, 2020

Bekasi - Pelaksana proyek pembangunan gedung Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 3 Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi telah mengembalikan uang sebesar Rp 232 juta hasil temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Uang yang dikembalikan merupakan potensi kerugian negara.

"Secara administrasi, itu sudah melalui pemeriksaan BPK. Makanya, ditemukan kerugian sekitar Rp232 jutaan dan itu sudah dikembalikan ke Negara," kata Jamary Tarigan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Senin (24/2/2020).

Menurutnya, secara administrasi kasus tersebut telah usai sehubung sudah ada pembenaran dari BPK yang turun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan.

Sesuai rekomendasi, pekerja proyek pembangunan gedung Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 3 Karang Bahagia mampu mengembalikan temuan BPK.

"Berita acaranya ada. Lalu, mau gimana BPK itukan institusi Negara juga masa Kadis PUPR mau melawan BPK," paparnya.

Dikatakan Jamary, bahwa temuan BPK dalam kasus pembangunan USB bukan di zamannya, sehingga dia tidak bisa berbuat banyak.

"Itu bukan dijaman saya. Lah, kalau sekarang Kadis PUPR ikut campur setelah ada keputusan BPK, jadi saya dong yang melawan BPK," tegasnya.

Jamary menegaskan, tidak akan bermain-main dalam proyek apapun. Jika nantinya ada temuan, tidak akan memberi ampun pihak kontraktor.

"Saya sudah ingatkan, jangan ada yang coba-coba main atau minta uang dengan kontraktor. Dalam kasus ini silahkan hukum yang salah, tapi yang ngak salah jangan kasian," pungkasnya. (red)