Polemik Antara Bioskop yang Berizin dan Galian C Ilegal di Pamekasan -->
Cari Berita

Polemik Antara Bioskop yang Berizin dan Galian C Ilegal di Pamekasan

Monday, February 17, 2020

PAMEKASAN,- Meski sudah mengantongi izin, keberadaan Kota Cinema Mall, di Jalan Sentol Kecamatan Pademawu Pamekasan mendapatkan penolakan dari kalangan ormas

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan maraknya ratusan Galian C di Pamekasan yang justru tidak memiliki izin, namun tidak mendapatkan respon apapun.

Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan, Moh. Lutfi, mengatakan, pendirian gedung bioskop (KCM Pamekasan) tidak dilarang selama mengantongi izin sebagai bentuk aspek legal bangunan tersebut. Bahkan Ia beralasan jika pelabelan maksiat pada bioskop tanpa melakukan kroscek terlebih dahulu adalah bentuk justifikasi sepihak.

"Secara pribadi saya mendukung ulama, namun jika soal KCM tentu ada prosedurnya," terang Lutfi, Senin (17/02/2020)

Ditanya soal Galian C Ilegal, Mahasiswa Universitas Madura itu juga menyesalkan sikap beberapa kalangan yang justru masih diam. Padahal, ia menilai keberadaan Galian C yang tak berizin tersebut merugikan negera.

Berdasarkan data dari Dinas Lingkugan Hidup, ada sebanyak 350 titik galian C di kota gerbang salam namun hanya 1 titik yg berizin.  Lutfi menilai hal itu menjadi persoalan yang serius bagi pemerintah daerah terutama pihak kepolisian dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Pihak kepolisian khususnya harus tegas dan sigap di dalam menindak galian C yg tidak berizin sesuai dengan UU no 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup dan UU no 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara," tuturnya,

Baca Juga.
Jember ikuti program Kota/Kabupaten Layak Anak, Kopri Jember Advokasi Isu Pendidikan.

PMII Pamekasan Minta Penegak Hukum Tegas Tangani Galian C Ilegal, Lutfi: Kami Akan Kawal Sampai Tuntas

Lutfi menyayangkan sikap sebagian kalangan yang justru mempersoalkan Bioskop yang berizin dan mendiami keberadaan Galian C yang masih ilegal.

"Seharusnya hal itu berimbang, kita umat islam, tapi bagaimanapun kita adalah warga indonesia yang mesti taat hukum," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menuturkan, terkait bioskop KCM proses izinnya sudah selesai sebelum ia dilantik menjadi bupati, dan saat ini bioskop tersebut telah dibuka sejak kemarin.

“Izinnya sudah sejak 2018, proses izin melalui online, jadi pemerintah kabupaten tidak memiliki banyak kewenangan,” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur Setiajit, menuturkan, akan turun lansung untuk menyikapi dan memberikan tidakan tegas kepada pemilik galian C yang tidak mempunyai izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten pamekasan bersama instansi terkait.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Polri dan Kasatpol PP untuk memberikan penjelasan bahwa ilegal mining dapat ditindak, berdasarkan UU No 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup," papar Setiajit.