KPJ Sodorkan 7 Tokoh Milenial Untuk Pimpin Jember -->
Cari Berita

KPJ Sodorkan 7 Tokoh Milenial Untuk Pimpin Jember

Sunday, February 2, 2020


(02/02/20) Jember- Pilkada Jember 2020 semakin dinamis, terbaru  Bupati Jember, Faida justru memutuskan untuk maju sebagai Calon Bupati lewat jalur perseorangan atau independen dengan menggandeng  Dwi Arya Nugraha Oktavianto sebagai Calon Wakil Bupati.

Disisi lain, tokoh-tokoh yang siap maju melawan Calon Incumbent terus bermunculan, ada nama  H. Hendy Siswanto dengan latar belakang Pengusaha, kemudian ada Rasyid Zakaria Ketua Lesbumi Jember dan kepala BPBD.  dan santer juga kesiapan maju sebagai Calon Bupati yaitu  Djoko susanto Mantan Kepala BPN Jember.

Dinamika Politik Pilkada Jember 2020 ini juga tak luput dari perhatian dari kelompok muda di Kabupaten Jember.  Sebagai bentuk kepedulian atas masa depan Jember, pemuda yang tergabung dalam Kaukus Pemuda Jember (KPJ) menyodorkan tokoh milenial yang memiliki kemampuan untuk mimpin Jember selama lima tahun kedepan.

" Setelah mencermati dan melakukan penjajakan diberbagai kelompok masyarakat di Jember. Kami berpandangan kalau Jember ini butuh figur muda, tokoh Milenial  untuk menjadi Bupati atau Wakil Bupati Jember," tegas Lukman Hakim, Koordinator Kaukus Pemuda Jember lewat rilis yang diterima. Minggu (02/02/2020).

Aktifis muda yang akrab disapa Lukman ini beralasan, jumlah pemilih usia produktif dengan usia sampai 40 tahun bila mengacu pada Pemilu 2019 masih sangat tinggi di Kabupaten Jember. " Artinya ada potensi suara, potensi dukungan yang tidak bisa disepelekan, dan mereka juga membutuhkan figur yang mampu menampung aspirasinya. Tentu yang lebih bisa memahami kebutuhan pemuda, generasi Milenial ya dari kalangan tokoh Milenial sendiri," paparnya.

Selain itu, tutur alumnus IAIN Jember ini, tokoh muda memiliki cara berpikir yang lebih inovatif, kreatif dalam merencanakan sebuah pembangunan. Dalam, konteks pembangunan di Kabupaten Jember, hal tersebut sangat dibutuhkan. " Jember ini memiliki banyak potensi, termasuk potensi wisata yang belum terkelola dengan baik. Makanya ini butuh sentuhan tangan-tangan pemimpin muda, biar berlari lebih kencang lagi dalam memajukan Kabupaten Jember," tandasnya.

Mantan aktifis PC PMII Jember ini lalu mencontohkan seperti Jember Fashion Carnival ( JFC) yang saat ini terkesan mati suri, kalah menarik dengan
Banyuwangi Ethno Carnival ( BEC) yang dimiliki oleh Banyuwangi. " Itu hanya salah satu contoh, masih banyak potensi lain yang belum terkelola dengan baik," ungkapnya.

Untuk menjawab semua persoalan tersebut, maka kata Lukman, pihaknya menyodorkan 7 tokoh milenial untuk maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Jember di Pilkada 2020. Adapun tujuh tokoh tersebut, pertama, Deni Prasetya, aktifis Ansor Kencong Jember, pernah menjabat Ketua DKC Garda Bangsa Jember, pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Jember dari PKB.  Dan sekarang menjadi anggota DPRD Jatim dari dari Partai Nasdem.

" Dari latar belakang dan pengalamannya di Politik, sangat layak memimpin Jember. Apalagi di Jember Nasdem punyak 8 kursi, sangat rasional ketika mengusung kader sendiri dalam Pilkada, saatnyalah yang muda-muda diberi kesempatan," tandasnya.

Kemudian kedua ada Ahmad Fawaid, politisi Garindra ini saat ini menjadi anggota DPRD Jatim. Bahkan, pada Pileg 2019 kemarin suaranya sangat fantastis. " Selain itu beliau juga dari keluarga pesantren besar di Jember yang sangat berpengaruh dalam dinamika politik Jember. Beliau juga punyak kapasitas untuk memimpin Jember," ungkapnya.

Ketiga ada Ahmad Hadinuddin, ia merupakan politisi Garindra, saat ini menjabat anggota DPRD Jatim. Meski tidak lewat Dapil Jember-Lumajang, ia merupakan Putera daerah Jember lebih tepatnya berasal dari kecamatan balung, selain itu Hadinuddin juga  menyelesaikan kuliahnya di Jember. Sehingga juga memiliki banyak jejaring yang cukup kuat di Jember dan sangat potensial untuk memimpin Jember.

Keempat, ada juga nama Ayub Junaidi, ia saat ini  merupakan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jember, ia juga tokoh muda NU dan merupakan   putera tokoh NU Jember, (almarhum) H. Muhson Sudjono. Ayub juga memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin, hal itu bisa kita lihat selama beliau jadi wakil ketua DPRD Kab. Jember periode 2014-2019.
Kelima ada Ivan Ariadna Wijaya, pemuda ini saat ini menggeluti dunia bisnis. Tak hanya itu ia juga saat kuliah aktif di dunia aktifis mahasiswa yaitu di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dan juga aktif di organisasi Partai Politik di TIDAR, organisasi sayap Partai Garindra. Sehingga dengan bekal selama ini ia dapatkan sangat layak memimpin Jember.

Keenam ada mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Jember yaitu, Achmad Anis.  Tak hanya itu, Anis juga dikenal sebagai tokoh muda Muhammadiyah Jember.

Terakhir ada tokoh muda yang juga tidak diragukan ketokohannya yaitu Abdussalam. Ia dikenal sebagai pengusaha properti Kabupaten Jember.  Pengusaha muda yang saat ini membangun sejumlah perumahan di Jember, baik yg bersubsidi dari pemerintah maupun non subsidi. Dari kemampuannya itu Salam layak dan dianggap mampu untuk memajukan Jember.

" Ketujuh tokoh ini kami kira memiliki pengalaman, dan kemampuan untuk menahkodai pembangunan Jember yang lebih baik lagi. Apalagi sekarang eranya sudah era pemimpin muda,"  jelas Lukman.

Kita bisa melihat, lanjut Lukman, beberapa Kepala daerah di Jatim yang berprestasi dari kalangan tokoh muda seperti Kabupaten Banyuwangi yang semakin moncer dibawah Kepemimpinan Abdullah Azwar Anas, tak hanya itu Jawa Timur juga membuktikan memiliki Wakil Gubernur muda yaitu Emil Dardak. Ada Bupati muda Badrut Tamam (Bupati Pamekasan), Toriqul Haq (Bupati Lumajang), H. Slamet Djunaidi (Bupati Sampang. Dan masih ada beberapa daerah di Jatim yang Bupati atau Wakil Bupatinya masih usia muda. " Jadi Jember juga sudah saatnya dipimpin tokoh muda," pungkasnya.