Ketum DPP IPPMI: Festival Silek Minang Internasional Penguatan Seni dan Budaya Bangsa -->
Cari Berita

Ketum DPP IPPMI: Festival Silek Minang Internasional Penguatan Seni dan Budaya Bangsa

Wednesday, January 1, 2020

Asdep III Kemenpora RI Bapak dr. I Nyoman Winata, S. BKO., mewakili Menpora Buka Festival Silek Minang, Senin (30/12/2019) di Amphitheater Sungai Nyalo Kawasan Wisata Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Foto: IPPMI/dok.

Jatimaktual.com, Padang - Pembukaan acara Festival Silek Minang Internasional (FSMI) yang dilangsungkan di Amphitheater Sungai Nyalo Kawasan Wisata Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat berlangsung dengan sukses. Acara tersebut dibuka langsung oleh Asdep Kedeputian III Kemenpora RI Bapak dr. I Nyoman Winata, S. BKO mewakili Menpora RI Zainuddin Amali, Senin (30/12/2019).

I Nyoman dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) Muhammad Rafik Perkasa Alamsyah sebagai penyelenggara acara. Beliau juga memuji IPPMI telah memilih kawasan Mandeh sebagai tempat pelaksanaan acara, sebagai kawasan wisata nasional yang telah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Kawasan Mandeh mempunyai potensi alam yang luar bisa. Selanjutnya, kawasan nan indah tersebut perlu terus dipromosikan, salah satu caranya adalah dengan mengadakan berbagai macam kegiatan terutama kegiatan yang memiliki nilai-nilai budaya," kata I Nyoman dalam sambutannya.

Menurutnya, oleh karena itu IPPMI sebagai Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berbasis budaya Minang sudah melakukan hal yang tepat untuk mendukung terwujudnya pembangunan Pariwisata sekaligus melestarikan budaya.

"Olahraga tradisional seperti Silek Minang adalah bagian dari wujud kesenian dan kebudayaan yang perlu dilestaraikan. Lewat IPPMI sebagai organisasi kepemudaan minang inilah, tradisi dan budaya terus dijaga dan dilestarikan," tambah I Nyoman.

Acara FSMI 2019 akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 30 - 31 Desember 2019 yang dihadiri oleh Para pesilat dari berbagai perguruan di Sumatera barat, nasional dan Mancanegara.

Sementara itu Muhammad Rafik Perkasa Alamsyah Ketua Umum DPP IPPMI menyatakan, mendukung Program revolusi mental dan pembangunan karakter bangsa. Dirinya ingin memasukkan Silek Minang sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah seluruh Sumatera Barat.

"Saatnya olahraga Silek Minang masuk ektra kulikuler di setiap sekolah-sekolah di Sumatera Barat," harap Rafik sapaan akrabnya yang juga Wakil Ketua Umum DPP KNPI ini.

Kata Rafik IPPMI juga mendukung pengembangan Kawasan Mande sebagai Destinasi Wisata yang berwawasan budaya. Kedepanbya IPPMI akan mengadakan Festival Silek Minang Internasional di Pantai Mandeh.

"Dukung pembangunan pariwisata, keterampilan dan wawasan anak-anak muda di kawasan Mandeh. Ini yang harus ditingkatkan terus menerus," tandas Rafik. (red)