TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA. UNTUK SHARE KARYA ATAU BERBAGI INFORMASI HUBUNGI WHATSAPP REDAKSI 087777763180/E_MAIL. jatimaktual@gmail.com

Hasil Pertanian Jagung Melimpah, Mahasiswa KKN 29 UMM Ajarkan Inovasi Produk Brownies Jagung

Jatimaktual.com, Malang -- Druju adalah Desa yang menjadi tempat Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang malaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tepatnya KKN kelompok 29. Druju merupakan desa yang memiliki hasil pertanian yang berlimpah, terutama hasil pertanian jagung.

Dipelopori oleh divisi Kewirausahaan, KKN UMM Kelompok 29 dibawah Bimbingan Bapak Muhammad Kamil, S. IP., MA mengadakan Penyuluhan Brownies Jagung kepada warga desa Druju pada Kamis, 23 Januari 2020 di Aula TK Islam Druju. Pada penyuluhan ini harapan Muhammad Mahdi (Penanggungjawab kegiatan) adalah agar masyarakat dapat mengembangkan inovasi dari produk berbahan dasar jagung dan bisa menjadikan produk bernilai ekonomis.

"Pada kesempatan kali ini di kegiatan penyuluhan saya berharap ibu-ibu dapat menciptakan inovasi baru dari jagung dan bisa menjadikan sebuah peluang untuk berbisnis dan kedepannya bisa membantu perekonomian keluarga" ujar Mahdi saat meberikan sambutan/ (23/01/2020).Ibu Rista Anggrani S.Tp M.P M.Sc., dosen Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai pemateri penyuluhan menyampaikan sejarah singkat dari mana jagung berasal dan juga menyampaikan bahwa jagung memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah berfungsi untuk mencegah kanker. Selain itu, ibu Rista juga menyampaikan bahwa brownies jagung adalah produk berpotensi, bahkan bisa menghasilkan jutaan rupiah tiap bulannya.

Kegiatan Penyuluhan tidak hanya pemaparan materi namun juga diadakan praktek proses pembuatan Brownies yang dipandu secara langsung oleh Mahasiswa divisi kewirausahaan KKN UMM kelompok 29. Pihak panitia kegiatan juga sudah menyiapkan brownies yang sudah matang untuk dijadikan sebagai tester peserta penyuluhan.Antusias peserta penyuluhan sangat baik, bahkan seselesainya kegiatan salah seorang peserta mendatangi pemateri untuk menanyakan lebih lanjut terkait produksi dan juga perhitungan untuk berbisnis. (Ilham Dani/MA)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment