DPP Letho Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Musisi/Pencipta Lagu -->
Cari Berita

DPP Letho Desak Pemerintah Perhatikan Nasib Musisi/Pencipta Lagu

Thursday, January 16, 2020

Jatimaktual.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Relawan Loyalis Erick Thohir for Jokowi-Amin (DPP Letho) konsisten dalam mengawal Pemerintahan Jokowi yang bersih dan berkeadilan. Dalam konteks itu organisasi ini mendesak Pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan seniman/musisi khususnya pencipta lagu.

"Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) saat dipimpin oleh Chandra Darusman pernah memperjuangkan hak para pencipta lagu (royalti). Tuntutan hak royalti sebagai hak pencipta lagu sesungguhnya telah berhasil diupayakan oleh YKCI, namun masih jauh dari harapan dalam hal jumlah atau nominal yang diterima pancipta lagu dan mekanisme distribusinya," kata Anshar Ilo Ketua Umum DPP Letho ditemui di Kawasan Sarinah Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (16/01/2020).

Didampingi Sekretaris Jenderal DPP LETHO Irwansyah, dalam kesempatan diskusi dengan salah seorang pencipta lagu sekaligus musisi senior Katon Bagaskara, ia  mengatakan bahwa negara harus hadir dalam kisruh ini.

"Kisruh terkait isu royalti pencipta lagu yang berkepanjangan ini, nampaknya perlu kehadiran negara. Dalam hal ini pemerintah harus membuat suatu regulasi yang tegas dan akomodatif untuk melengkapi UU agar hak para musisi dan pencipta lagu bisa diperoleh secara lebih akurat dan berkeadilan," terang Anshar Ilo.

Katon Bagaskara sang pemilik lagu Cinta Putih juga dalam kesempatan itu menyampaikan, perlu dirumuskan suatu sistem yang diperkuat dengan software agar perhitungan royalti bisa memuaskan semua pihak.

"Dalam hal ini tentu saja dibutuhkan suatu perangkat yang mampu mengakomodir aspirasi baik pengguna maupun pemilik karya cipta,". tegas Katon yang juga populer dengan lagu Yogyakarta nya pada tahun 1990-an.

Sementara Irwansyah selaku Sekretaris Jenderal DPP LETHO menyarankan agar isu royalti karya cipta khususnya pencipta lagu diangkat dalam suatu forum Seminar Nasional.

"Saya pikir isu ini harus harus menjadi perhatian kita semua sebagai bentuk peduli kepada karya cipta anak bangsa. Forum Seminar sangat strategis untuk mengangkat isu yang yang sudah berlarut ini. Dalam forum Seminar diharapkan Anggota Dewan dari Komisi III dan Komisi X DPR RI, dari kalangan musisi/pencipta lagu," katanya.

Dalam Forum ilmiah ini, diharapkan hadir Katon Bagaskara dan Chandra Darusman pendiri YKCI yang juga aktif di Word Intellectual Property Organization (WIPO). Mereka nantinya bisa menjadi narasumber dalam forum seminar tersebut.

"WIPO ini salah satu organisasi dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang concerns dalam hal perlindungan hak kekayaan intelektual," pungkas Irwansyah. (red)