Darus Salam Center: Perang AS dan Iran Akan Lebih Menyengsarakan Rakyat

Direktur Darus Salam Centre (DSC) Educcation and Peace Institute HM. Misbahus dalam sebuah kesempatan. Foto: istimewa.

Jatimaktual.com, Jakarta - Direktur Darus Salam Centre (DSC) Educcation and Peace Institute HM. Misbahus Salam minta pada Negara Amerika Serikat dan Iran menghentikan perang. Kemaren sudah menewaskan pemimpin militer Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

"No War Always Peace adalah jalan terbaik. Perang bukan satu satu jalan untuk menyelesaikan konflik. Justru perang lebih banyak mudharrat-nya dan merugikan banyak pihak terutama rakyat sipil," ujar Misbahus Salam saat menghubungi media melalui selularnya, Kamis (09/01/2020).

Katanya, Darus Salam Centre sebagai NGO yang bergerak dalam deradikalisasi dan perdamaian menyarankan agar para pemimpin dan tokoh Amerika dan Iran segera bertemu dan berdialog. Selanjutnya, bila perlu PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) segera turun tangan untuk menjadi juru damai dalam konflik AS - Iran.

"Jika perang AS - Iran ini tidak segera diselesaikan, khawatir akan berdampak pada perekonomian dunia terutama harga minyak, dan juga bisa terjadi perang dunia ketiga," saran Misbahus Salam.

Terakhir dirinya mengajak semua pihak termasuk pemimpin negara, pemimpin masyarakat dan pemimpin agama untuk mengkmpanyekan anti-perang.

"Mari kita semua terutama para pemimpin negara-negara untuk menjunjung tinggi perdamaian. Serta juga mengajak para aktifis media sosial untuk ikut berkontribusi terciptanya perdamaian Amerika dan Iran," pungkasnya. (red)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment