Ratusan Miliar Dana Hibah Tunai di Biro AP Diduga Jadi "Bancakan" Oknum Pejabat

Jatimaktual.com, Jawa Timur.- Permainan Bantuan Dana Hibah Provinsi Jawa Timur di beberapa Instansi utamanya di Biro Administrasi Pembangunan (BIRO AP) Lambat laun mulai terbongkar.

Rupanya ada salah satu oknum Pejabat Biro AP yang diduga menjadi "Broker" dan menjadi penampung permintaan sejumlah Korlap di Madura.

Dari Hasil investigasi media jatimaktual.com terdapat beberapa persoalan yang harus diperhatikan oleh Gubernur Jawa Timur, salah satunya yaitu dugaan adanya Transaksi keuangan yang dilakukan oleh "Korlap" wilayah madura dengan oknum pejabat di Biro AP yang berinisial A dan angkanya sangat fantastis. Sehingga wajar ketika bantuan tersebut tidak sesuai peruntukannya. Bahkan keberadaan bantuan Dana Hibah yang seharusnya mempermudah dan mensejahterakan masyarakat hingga kini masih perlu menjadi evaluasi bersama.

Padahal dari puluhan ribu bantuan Hibah seharusnya mampu menfasilitasi kelompok masyarakat agar tidak kebingungan untuk mengajukan dan mendapatkan bantuan. Utamanya yang berdomisili di desa-desa terpencil, namun sayangnya, fakta dilapangan berbeda, mayoritas bantuan hibah itu dikelola oleh korlap, ada yang dititipkan sebagian "di jual" kepada pihak-pihak tertentu sehingga berdampak pada realisasi pekerjaan, yang seharusnya dikerjakan 100% sesuai anggaran yang ada, tetapi karena adanya permainan tersebut realisasi pekerjaan diduga hanya berkisar 40-50%.

Yang harus diperhatikan pula, bantuan yang menumpuk di beberapa desa yang selama ini dinilai diluar ke wajaran, sehingga perlu adanya surview langsung oleh gubernur jawa timur, yang itupun bukan hanya surview formalitas tetapi betul - betul di kroscek, mengingat banyaknya dugaan tumpang tindih, fiktif, atau tidak jelas prasasti bantuan. agar bantuan tersebut terealisasi maksimal dan tidak terkesan jadi "Bancakan".

Hingga berita ini di turunkan masih perlu tanggapan Ibu Gubernur Jawa Timur terkait beberapa persoalan diatas, terutama tentang dugaan adanya transaksi "uang pelicin"  yang dilakukan oleh oknum Pejabat di Biro AP. (ma)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment