Membongkar Mafia BBM Ilegal di Sumenep, Siapakah dalang dibalik semua itu? -->
Cari Berita

Membongkar Mafia BBM Ilegal di Sumenep, Siapakah dalang dibalik semua itu?

Thursday, December 26, 2019

Jatim Aktual - Sumenep, Menanggapi kasus BBM ilegal yang berhasil dibongkar oleh Polda Jatim, Poros Pemuda Maritim Indonesia (PPMI) Sumenep Madura, mengadakan Fokus Gruop Discussion (FGD) terbatas di Cafe Lesehan SH Ganding, Kamis, (26/12/19). 

Diketahui sebelumnya Polda Jatim berhasil mengungkap praktek BBM ilegal di Desa Kebundadap Barat, Kecamatan Saronggi, Sumenep, pada Selasa (19/11). Lokasi selanjutnya di SPBU 54.691.01 di Desa Karang Panasan, Kecamatan Blega, Bangkalan, Jumat (6/12).

Berikut poin-poin FGD PPMI :

1. bahwa telah terjadi penangkapan oleh Polda Jatim terhadap sindikat pelaku jual beli secara ilegal BBM subsidi yang diduga didapat dan dan diperjual belikan secara melawan hukum oleh pihak-pihak tertentu yang melibatkan pihak penjual,pekerja,swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 

2. Bahwa penyidik Polda Jatim telah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan dan telah menetapkan beberapa orang tersangka yaitu TD (Pembeli I BBM),SPY (Sopir truck),KA (Kernet Truck),NHD (Pengawas SPBU),MNW (pengawas SPBU),MSK (Operator SPBU).

3. Bahwa para tersangka hanya pekerja dan bukan pelaku utama bisnis ilegal tersebut.

4. Bahwa dalam proses terjadinya tindak pidana a quo diduga telah melibatkan beberapa pihak swasta dan BUMN serta BUMD.

5. Bahwa patut diduga dua institusi plat merah tersebut (BUMN & BUMD) mengetahui dan diduga telah dengan sengaja terlibat langsung dalam pembelian BBM Ilegal tersebut dengan indikasi awal mereka membeli dengan harga sangat murah dibawah normal, proses pembelian yang tak sesuai prosedur pembelian normal dengan bukti melalui truck yang dimodifikasi untuk mengelabui petugas dll.

6. Bahwa patut diduga kedua intitusi tersebut telah menganggarkan dengan pembelian BBM insdustri/Non Subsidi, namun diduga sengaja membeli BBM Subsidi ilegal dengan harga sangat murah yang patut diduga untuk mengambil keuntungan pribadi,memperkaya diri dan orang lain.

7. Bahwa peruasahaan BUMN dan BUMD tersebut adalah termasuk dalam ranah pengelolaan keuangan Negara yang penyimpangan perbuatan melawan hukum dan penyelehgunaan wewenang didalam pengelolaannya tunduk terhadap UU TIPIKOR, bukan Pidana UMUM

8. Bahwa dengan hal-hal tersebut diatas maka seharusnya oknum-oknum yang terlibat dalam tindakpidana diatas dari dua institusi BUMN dan BUMD tersebut dijerat juga dengan Undang-undang Tindak pidana korupsi.

9. Bahwa sesuai dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 maka patut diduga oknum-oknum yang terlibat dari kedua perusahaan plat merah tersebut telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang sehingga patut diduga telah merugikan keuangan Negara.

10. Bahwa oleh karenanya kami mendesak kepada Kapolda Jatim untuk menindaklanjuti dan mengembangkan penyididkan terhadap piahk-pihak yang terlibat dengn berdasarkan UU Tindak pidana korupsi.

11. PPMI akan melaporkan persoalan ini dengan mengirimkan surat kepada Kapolda dan tembusan IRWASUM POLRI untuk membongkar mafia BBM yang melibatkan oknum2 Pejabat BUMN dan BUMD ini.
____________
Wartawan : Fairus
Editor         : Rofiki