PENTINGNYA MEMILIH GURU DI HARI GURU

(Kajian Kitab Taklim Mutaallim Pondok Pesantren Ziyadatut Taqwa)
Ziyadatut Taqwa sebuah pesantren yang terletak tak jauh dari kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, bisa dikatakan juga ada di tengah-tengah perkampungan tepatnya,  dusun Asem- Larangan Tokol- Pamekasan. Karena letaknya tak jauh dari kampus IAIN Madura tak patut di pungkiri santri yang mondok di pesantren ini rata-rata mahasiswa dari pulau Madura ada juga yang dari luar Madura. Meskipun yang nyantri di pesantren ini rata-rata Mahasiswa, namun pesantren ini bukan untuk mahasiswa siapa saja boleh nyantri di pesantren. 
Di bawah pengasuh K. Afiful Khair dan Ny. Wasilatul Bariroh pesantren ini banyak sekali program yang ada di dalamnya seperti  prorgam madrasiyah dan ubudiyah. Salah satu program unggulan yang ada di pesantren ini adalah tahfidz al-Qur’an yang langung di bina oleh Ny. Wasilatul Bariroh. Meskipun pesantren ini masih di katakan baru 5 tahun berdiri, namun perkembangannya sangat pesat sekali. Di samping tahfidz al-Qur’an sebagai program unggulan, program kajian kitab juga mewarnai program yang ada di pesantren ini sebagai ciri khas pesantren yang ada di Indonesia. Tafsir Jalalain, fathul Qarib, Riyadus Solihin, dan taklim adalah kitab-kitab di kaji dalam pesantren ini. Kitab taklim mutaallim menjadi kitab yang khas dalam pembahasan hakikat mencari ilmu, mencari guru, menghormati ilmu dan mengormati guru yang langsung di ajarkan oleh mudiru ma’had Ziyadatut Taqwa al Mukarrom K. Afiful Khair. Dalam fashl fi ikhtiyar al ilmi wa al ustad  menjelaskan
أما اختيار الأستاذ: فينبغى أن يختارالأعلم والأورع والأسن، كما اختار أبو حنيفة، رحم الله عليه، حماد بن سليمان، بعد التأمل والتفكير، قال: وجدته شيخا وقورا حليما صبورا فى الأمور. وقال: ثبت عند حماد بن سليمان فنبت
Dalam memilih guru, hendaklah memilih yang lebih alim, waro' dan juga lebih tua usianya, sebagaimana Abu Hanifah memilih kiai Hammad bin Sulaiman karena beliau memiliki kriteria tersebut. Abu Hanifah berkata . Katanya lagi: saya mengabdi di pangkuan tuan Hammad Bin Abu Sulaiman, dan ternyata sayapun makin berkembang.
Ini artinya ketika hendak berguru pilihlah guru yang alim, waro, penyabar dan usianya lebih tua dari kita.Beliau juga menjelaskan disamping seorang santri atau Talibul Ilmi memilih dan memilah ilmu, yang penting bagi agamanya juga di anjurkan untuk memilih guru 
فانظر الى من تاءخذ دينكم
Kepada siapa kita berguru, karena ketika berguru jika ingin memperoleh ilmu yang barokah lihatlah ketersambungan sanad guru tersebut.
Ketika beliau menjelaskan maka tak jarang beliau selalu menghubungan dengan kehupan mahasiswa dan pemuda masa kini. Dengan dawuh yang tegas, singkat dan mudah di mengerti oleh santri juga ada unsur canda tawa menjadi ciri tersendiri ketika beliau berdakwah menyampaikan ilmunya.
Selamat hari guru
Doa terbaik untuk semua para guru, semoga ilmu yang alirkan kepada kami menjadi ilmu yang barokah.
BIODATA
Nama: Nafilah Sulfa
Alamat: Torjun Sampang
Pp: Pondok Pesantren Ziyadatut Taqwa
Asal instansi: Ilmu Alquran dan Tafsir 
Status: Santri dan Mahasiswa

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment