Terkait Program Sanitary Landfill di Pamekasan, Pemuda Madura Berangkat Ke KPK

Pamekasan,jatimaktual.com- kasus pelaporan terhadap sanitary Landfill yang berlokasi di desa angsanah, Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tidak berhenti di kejaksaan Negeri dan tinggi saja, akan tetapi dilanjutkan pada kantor anti rasuah Jakarta Pusat.

Setelah beberapa kali melakukan audiensi dan Aksi dikabupaten Pamekasan, sejumlah pemuda yang diwakili oleh ketua Gerakan Pemuda Madura ( GAPURA ) dan Komunitas Pemuda Anti Korupsi ( KOMPAK ), akan melanjutkan audiensi ke KPK pada Senin (28/10/2018) mendatang.

Luthfiadi selaku ketua Komunitas Pemuda Anti Korupsi ( Kompak ) setelah dihubungi melalui via telponnya mengaku benar dengan beberapa informasi yang viral diperbincangkan oleh kalangan pemuda dan mahasiswa di trotoar Pamekasan.

" Benar, kami bersama beberapa anggota dari Kompak dan Gapura, akan melakukan audiensi ke KPK, berkenaan dengan beberapa program yang diduga kuat sudah tidak sesuai, sebenarnya ini juga sudah kami laporkan ke kejari dan Kejati bahkan berkali-kali kami lakukan aksi," ungkapnya, Jum'at (25/10/2019).

Selain itu luthfiadi menambahkan, akan juga membawa beberapa dokumen berupa tertulis dan visual terkait program-program di Kabupaten Pamekasan yang diduga diselewengkan.

" Insya Allah pasti, dan lihat saja hasilnya nanti, kami juga akan menyindir beberapa program-program di Kabupaten Pamekasan yang dimungkinkan bermasalah," tukasnya singkat.


Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment