Ketua Barikade Gusdur Jatim doakan Cak Firman jadi Walikota Surabaya


(07/10/19) Para simpatisan dan loyalis Gusdur se-indonesia terbagi ke dalam dua organisasi, yaitu Gusdurian dan Barikade Gusdur. Gusdurian merupakan gerakan kultural yang tidak terlibat politik praktis, sedangkan Barikade Gusdur memang diformat sebagai gerakan politik.

Gusdurian dipimpin oleh Bunyai Alissa Wahid, sedangkan Barikade Gusdur dipimpin oleh Bunyai Yenni Wahid. Hal ini tidak aneh, karena Yenni Wahid memang dikader politik sejak awal oleh Gusdur.

Setiap negara ini punya hajatan baik Pilpres maupun pilkada, Barikade Gusdur pimpinan Yenni Wahid selalu terlibat dalam dukung mendukung. Sebab dukung-mendukung kontestasi pemilu bagi Barikade Gusdur merupakan bagian dari perjuangan melestarikan ajaran-ajaran dan pemikiran Gusdur.

Terkait Pilkada Surabaya 2020, setelah Ketua Barikade Gusdur Cabang Jember, KH Sanusi Muhtar Fadhilah, menulis profil Bacawali Surabaya Firman Syah Ali di matamadura kemarin tanggal 6 Oktober 2019, hari ini giliran Ketua Barikade Gusdur Jawa Timur, Ahmad Arizal, berkirim pesan pribadi kepada Bacawali Firman Syah Ali. Dalam pesan pribadi tersebut, Ahmad Arizal berdoa semoga Firman Syah Ali kabul hajat menjadi Walikota Surabaya.

Tentusaja publik tidak kaget apabila Barisan kader Gusdur merapat ke Bacawali Firman Syah Ali,  karena Firman Syah Ali merupakan Keponakan Prof Mahfud MD. Prof Mahfud MD adalah orang kepercayaan Gusdur yang sangat setia.

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment