Bupati Faida Menghilang, Demonstrasi Memakan Korban

Jatimaktual.com, Jember. - (15/10/19) Aksi Demonstrasi yang dilakukan oleh PMII Cabang Jember pagi tadi memakan korban. Alasannya disebut-sebut karena Bupati Faida sudah kesekian kalinya tidak menemui peserta aksi.

Aksi tersebut merupakan serangkaian dari beberapa aksi sebelumnya yang dilakukan oleh seluruh anggota dan kader PMII se-Jember. Mereka menuntut agar Faida segera membentuk GTRA dan RDTR di Kabupaten Jember.

Sebelumnya PMII telah melakukan Aksi dan Hearing dengan DPRD terkait pembentukan GTRA dan RDTR. Namun hasilnya nihil. Pemerintah Kabupaten dan DPRD tidak menggubris tuntutan tersebut.

Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) merupakan perda yang harus dibentuk oleh Pemkab agar kasus reforma Agraria dan Tata Kelola Ruang di Kabupaten Jember memiliki payung Hukum dan cepat teratasi. Namun lagi-lagi pemerintah tidak serius dalam menanggapi masalah ini.

Akhirnya untuk yang ketiga kalinya PC PMII Jember melakukan aksi menuntut percepatan pembentukan GTRA dan RDTR. Faida tidak satu kalipun menemui mereka atau tidak pernah memberikan komentar kenapa pemkab tidak segera membentuk perda tersebut.

Aksi dimulai Longmarch dari UNEJ, DPRD, hingga ke gedung Pemkab. Di depan pemkab terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat. Peserta Aksi menuntut Bupati Faida untuk keluar menemui mereka, namun bupati menghilang dan tidak ada di lokasi. Aksi saling dorong terjadi dan terjadi adu pukul antara mahasiswa dan aparat hingga memakan korban. Ada tiga Mahasiswa yang menjadi korban dan kini sedang dirawat di RS Kaliwates dan RS Soebandi. (azz)


Respon Pembaca.

1 comments:

Unknown said...

Panjang umur perlawanan sahabat!

Post a Comment