Mahasiswa UB Malang Berhasil Temukan Potensi Anti Kanker Serviks dari Ekstrak Daun Jamblang.

Jatimaktual.com, Malang, Brawijaya,- Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya yang terdiri dari Hairil Fiqri (2015), Adzani Gaisani Arda (2016), dan Khodijah Adrebi (2017) berhasil menemukan potensi anti kanker pada kanker serviks dari ekstrak daun jamblang.

Bentuk penemuan ini merupakan hasil dari eksplorasi yang dilakukan dari naskah kuno kepemilikan Suku Sasak, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Manuskrip yang telah dipercayai oleh masyarakat sasak secara turun menurun sebagai acuan pengobatan penyakit tersebut ternyata menyebutkan salah satu tanaman yang secara ilmiah berpotensi digunakan sebagai antikanker tepatnya kanker serviks.

ANTICANCERVIX, begitulah nama produk anti kanker yang di buktikan oleh tiga mahasiswa dari program studi bioteknologi tersebut. Anti kanker ini berasal dari hasil ekstrak daun jamblang yang didapatkan dari daerah Malang dan Pasuruan. 

Eksplorasi ini dimulai dengan melakukan ekstraksi pada Daun Jamblang, kemudian di buktikan dengan berbagai uji, tepatnya 8 uji sebelum ekstrak tersebut dikatakan memiliki potensi antikanker serviks. 

Khodijah Adrebi, mengungkapkan pada Senin (24/6) dalam acara YSIS yaitu Youth Scientist International Seminar and Expo 2019 "Setelah melakukan ekstraksi dari daun jamblang kami melakukan total 8 uji yang diawali dengan uji TLC (Thin Layer Chromatography), uji FTIR (Fourier Tansform Infrared Spectroscopy), uji TPC (Total Phenolic Content), uji TFC (Total Flavonoid Content), uji DPPH, dan uji MTT ((3-4,5-dimetiltiazol-2-il)-2,5-difeniltetrazolium). 

Masing masing uji memiliki peran dalam pembuktian penelitian ini, jadi memang harus sebanyak itu agar dapat hasil yang memuaskan".

"Daun Jamblang ini sering ditemukan di banyak daerah di Indonesia, begitu juga dengan buah jamblang namun karena buah ini termasuk buah musim-an, kalau musim buah nya sangat banyak tapi kalau belum musim buah nya sama sekali tidak ditemukan. 

Sehingga, kami memutuskan untuk memiliki daun jamblang agar masyarakat maupun industri nantinya akan lebih mudah untuk mendapatkan nya" tambah dari Adzani Gaisani.

Dari beberapa uji tersebut akhirnya mereka dapat menemukan bahwa daun jamblang mengandung antioksidan yang tinggi dan secara in vitro ekstrak daun jamblang ternyata dapat menghambat pertumbuhan sel kanker serviks. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa hasil ekstrak daun jamblang memiliki potensi sebagai anti kanker serviks.

Eksplorasi ini telah menunjukkan betapa kaya nya Indonesia, baik itu dilihat dari sisi sejarah yakni adanya peninggalan kuno naskah lontar usada yang ditemukan dan digunakan dalam masyarakat Suku Sasak, Pulau Lombok maupun dilihat dari sisi tanaman yang ada di Indonesia yang begitu beragam dengan jumlah yang sangat berlimpah. (rls)

Respon Pembaca.

0 comments:

Post a Comment